PHI Catat Kinerja Positif, Produksi Minyak Tembus 120 Persen
JAKARTA – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat realisasi produksi minyak dan gas bumi (migas) melampaui target pada triwulan I 2026, memperkuat kontribusi sektor hulu dalam mendukung target swasembada energi nasional.
Capaian tersebut menunjukkan kinerja operasional yang melampaui rencana kerja perusahaan, dengan produksi minyak mencapai lebih dari 120 persen dari target, sementara produksi gas terealisasi sekitar 104 persen dari target sepanjang Januari hingga Maret 2026.
“Sepanjang Januari hingga Maret 2026, perusahaan mencatatkan produksi minyak lebih 120 persen dari target. Kinerja positif juga ditunjukkan untuk produksi gas realisasi sekitar 104 persen dari target,” ungkap Senior Manager Relations (SMR) PHI Handri Ramdhani dalam keterangan di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Minggu, (26/04/2026).
Secara rinci, pada periode Januari hingga Februari 2026, produksi minyak mencapai 60.300 barel per hari (bph) dari target 49.400 bph atau sekitar 122 persen. Sementara itu, produksi gas mencapai 606.000 million standard cubic feet per day (MSCFD) dari target 583.000 MSCFD atau sekitar 104 persen.
Kinerja tersebut ditopang oleh operasi sejumlah anak perusahaan yang berada di bawah koordinasi PHI, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Selain itu, PHI juga mengelola aset PT Pertamina EP dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di wilayah Kalimantan.
Kontribusi terbesar terhadap produksi berasal dari PT Pertamina Hulu Mahakam yang mengelola Blok Mahakam di Kalimantan Timur, yang menjadi salah satu tulang punggung produksi migas nasional.
Handri menyatakan capaian ini mencerminkan tren positif sektor hulu migas nasional yang terus menunjukkan peningkatan kinerja di tengah tantangan operasional dan kebutuhan energi domestik yang meningkat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kinerja tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan industri hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung target pemerintah untuk mencapai swasembada energi dalam jangka panjang.
Dengan capaian di atas target tersebut, PHI diharapkan dapat terus menjaga konsistensi produksi serta mengoptimalkan pengelolaan aset guna memastikan pasokan energi tetap stabil bagi kebutuhan dalam negeri.[]
Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01
