Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Stabil di Semua Kadar
JAKARTA – Harga emas perhiasan di sejumlah pelaku usaha nasional terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan Selasa (28/04/2026). Stabilnya harga ini mencerminkan keseimbangan antara permintaan pasar dan faktor eksternal seperti nilai tukar serta kebijakan moneter global.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Raja Emas Indonesia, PT Hartadinata Abadi Tbk, dan Laku Emas (CMK Group), harga emas perhiasan di berbagai kadar karat cenderung stagnan sejak awal pekan. Kondisi ini memberi ruang bagi konsumen untuk mengambil keputusan transaksi tanpa tekanan volatilitas harga yang tinggi.
Pergerakan harga emas perhiasan sendiri dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain permintaan industri global, fluktuasi mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas. Dalam kondisi pasar yang relatif stabil, pelaku usaha menilai momentum ini dapat dimanfaatkan baik oleh pembeli maupun investor.
Sebagaimana diberitakan Investor, Selasa, (28/04/2026), calon pembeli dan investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan harga guna menentukan waktu transaksi yang tepat di tengah dinamika pasar yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Adapun rincian harga emas perhiasan per gram di Raja Emas Indonesia menunjukkan kisaran Rp2.260.000 untuk 24 karat, Rp2.111.000 untuk 23 karat, hingga Rp1.103.000 untuk 12 karat, seluruhnya berada dalam kondisi stabil.
Sementara itu, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatat harga emas perhiasan 22 karat berada di level Rp2.534.000 per gram, 20 karat Rp2.485.000, hingga 6 karat Rp1.107.000 per gram tanpa perubahan signifikan.
Di sisi lain, Laku Emas (CMK Group) juga mencatat harga yang relatif seragam, dengan emas 24 karat di level Rp2.462.000 per gram dan 12 karat di kisaran Rp1.097.000 per gram, menunjukkan tren stabil di seluruh kategori kadar.
Dengan kondisi harga yang cenderung stagnan, pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap potensi perubahan yang dapat dipicu oleh dinamika global, termasuk kebijakan suku bunga dan pergerakan nilai tukar. Stabilitas ini sekaligus menjadi indikator bahwa pasar emas perhiasan masih berada dalam fase konsolidasi. []
Penulis: Natasha Khairunisa | Penyunting: Redaksi01
