Bank Mandiri dan DJKN Jatim Perkuat Ekosistem Investasi Lewat Festival Lelang

SURABAYA – Upaya memperluas akses investasi masyarakat melalui sistem lelang aset diperkuat lewat penyelenggaraan Mandiri Lelang Festival (MLF) 2026 yang digelar Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3 bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur (Jatim) di Surabaya, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi perbankan dan pemerintah dalam mendorong optimalisasi aset sekaligus membangun ekosistem investasi yang lebih terbuka, mudah dijangkau, dan terpercaya bagi masyarakat, khususnya di Jatim.

MLF 2026 berlangsung sejak 1 Mei hingga 30 Juni 2026 dengan mengusung tema Investasi Cerdas, Kesempatan Emas. Agenda di Ballroom Semeru Menara Mandiri Surabaya itu dihadiri perwakilan DJKN, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jatim, investor, agen properti, hingga broker.

Kepala Kanwil DJKN Jatim, Arik Hariyono, menyampaikan kegiatan tersebut juga bertepatan dengan peringatan 118 Tahun Lelang Indonesia yang menjadi momentum penguatan sistem lelang nasional agar semakin modern, terbuka, dan kredibel.

Dalam rangkaian acara itu, Kanwil DJKN Jatim turut menghadirkan pameran “19 Gada Meteroit” sebagai bagian dari peringatan 118 Tahun Lelang Indonesia.

Regional Chief Executive Officer (CEO) Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, M. Ashidiq Iswara, mengatakan festival itu menjadi langkah sinergi terintegrasi dalam ekosistem layanan Bank Mandiri untuk menjawab kebutuhan investasi masyarakat.

“Melalui Mandiri Lelang Festival 2026, kami ingin membuka peluang investasi yang lebih luas bagi masyarakat dengan menghadirkan aset berkualitas, akses yang mudah, nyaman dan terpercaya khususnya untuk wilayah Jawa Timur,” sebagaimana dilansir Kontan, Rabu, (13/05/2026).

Melalui festival tersebut, Bank Mandiri bersama DJKN Jatim mendorong pemanfaatan aset lelang sebagai instrumen investasi alternatif, sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam ekosistem ekonomi yang terintegrasi lintas institusi. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem lelang yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar. []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *