Jaga Kelayakan Infrastuktur Jalan, DPUPR Kabupaten Probolinggo Intensifkan Pemeliharaan
DPUPR mengintensifkan pemeliharaan rutin melalui metode tambal sulam di sejumlah ruas strategis di Kecamatan Krejengan, Rabu (20/5/2026). (Foto : Misbahul Munir)
PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus bergerak taktis dalam menjaga kelayakan infrastruktur publik. Pada Rabu (20/5/2026), DPUPR mengintensifkan pemeliharaan rutin melalui metode tambal sulam di sejumlah ruas strategis di Kecamatan Krejengan demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Langkah responsif ini difokuskan pada penanganan kerusakan jalan di Desa Tanjungsari, yang membentang dari kawasan Dusun Tempolong hingga Dusun Krajan. Kehadiran tim teknis di lapangan menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepat kondisi infrastruktur di tingkat desa.
Kerahkan Truk Alpomain untuk Percepatan Perbaikan
Guna memastikan hasil perbaikan yang optimal dan efisien, DPUPR Kabupaten Probolinggo menerjunkan armada khusus berupa satu unit Truk Alpomain (Alat Pengolah Aspal Main). Alat berat ini dikerahkan langsung ke titik-titik kerusakan krusial guna mempercepat proses pengolahan aspal di lokasi.
Selain di area pemukiman Desa Tanjungsari, unit Truk Alpomain tersebut juga dioptimalkan untuk mengeksekusi perbaikan pada Ruas Jalan Sukomulyo–Krejengan, Kecamatan Krejengan. Jalur ini merupakan salah satu aksesibilitas penting yang menghubungkan aktivitas perekonomian warga antar-desa dan kecamatan.
Komitmen Pemkab Probolinggo pada Infrastruktur Laik Fungsi
Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra, menegaskan bahwa pemeliharaan jalan dengan metode tambal sulam ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur agar tetap laik fungsi.
“Perbaikan ini kami lakukan sebagai langkah cepat dalam menangani kerusakan jalan, khususnya pada titik-titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujar Hengky Cahjo Saputra secara tegas.
Dengan langkah preventif yang terukur ini, DPUPR Kabupaten Probolinggo berharap dapat meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang, sekaligus memastikan mobilitas logistik dan masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan,” pungkasnya. (mis)
