Banjarnegara Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Strategi Digital Modern

BANJARNEGARA – Transformasi pemasaran digital menjadi fokus penguatan usaha lokal di Banjarnegara setelah Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Banjarnegara melatih 30 pelaku usaha memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing melalui Pelatihan Artificial Intelligence (AI) Marketing TikTok Shop di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Rabu (20/05/2026).

Pelatihan tersebut menyasar pelaku usaha yang telah memiliki merek sendiri dan dirancang sebagai tahap lanjutan dari program pemasaran digital sebelumnya. Fokus kegiatan diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital untuk strategi promosi, pembuatan konten, riset produk, hingga penguatan penjualan berbasis platform digital.

Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Banjarnegara, Adi Cahyono Purwo Saputro, mengatakan penguasaan teknologi menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku usaha agar tidak tertinggal di tengah perubahan pola bisnis yang semakin cepat.

“Pelaku usaha tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat,” ujarnya.

Menurut Adi Cahyono Purwo Saputro, pelatihan ini merupakan kelanjutan dari penguatan digital marketing yang sebelumnya telah diberikan kepada peserta agar kemampuan mereka tidak berhenti pada tahap dasar.

“Peserta yang ikut saat ini sudah melewati tahapan dasar digital marketing. Kalau sekarang lebih diperdalam lagi, khususnya untuk pemanfaatan AI dan optimalisasi platform TikTok,” imbuh Adi Cahyono, sebagaimana diberitakan Banyumasekspres, Rabu, (20/05/2026).

Dalam sesi pembelajaran, peserta diperkenalkan pada penggunaan teknologi AI seperti Gemini dan ChatGPT untuk membantu pembuatan konten promosi, menyusun caption, melakukan riset produk, serta menyusun strategi pemasaran yang dinilai lebih efektif dan efisien.

Narasumber pelatihan, Mukh Nurin, menilai pemanfaatan AI dapat mempercepat proses kerja pelaku usaha dalam merancang ide promosi yang relevan dengan kebutuhan pasar.

“AI ini sangat membantu untuk mencari ide konten, membuat caption, sampai riset produk. Jadi lebih hemat waktu dan mempermudah proses promosi,” jelas Mukh Nurin dalam penjelasannya mengenai manfaat AI dalam dunia pemasaran digital.

Selain strategi promosi digital, peserta juga dibekali materi pemanfaatan TikTok Shop dan affiliate marketing sebagai peluang tambahan untuk meningkatkan pendapatan usaha.

Materi itu disampaikan Mohammad Khosim Rahmatullah yang menyoroti pentingnya memahami karakter audiens, tren pasar, dan pemilihan produk agar promosi digital lebih tepat sasaran.

“Dalam dunia digital marketing seperti sekarang ini, kemampuan untuk memahami audiens adalah kunci sukses untuk meraih perhatian dan minat konsumen,” ujarnya.

Melalui pelatihan berbasis teknologi tersebut, Disperindagkop UKM Banjarnegara berupaya memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal agar lebih kreatif, adaptif, dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif, sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru berbasis inovasi digital. []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *