Produk Kulit Givari Dilirik Pemkab Sidoarjo, ASN Diminta Pakai Produk Lokal
SIDOARJO – Dorongan penggunaan produk lokal kembali ditekankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo setelah Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Mimik Idayana meninjau Galeri UMKM Givari Pusat Sepatu dan Tas Kulit di Jalan Raya Ponokawan, Kecamatan Krian, Kamis (21/05/2026). Kunjungan tersebut diarahkan untuk memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di tengah persaingan pasar yang semakin luas.
Dalam peninjauan itu, Wabup Sidoarjo melihat langsung proses produksi sepatu dan sandal berbahan kulit asli yang masih dikerjakan secara manual. Proses tersebut dinilai menunjukkan konsistensi kualitas produk yang telah dipertahankan usaha lokal tersebut sejak berdiri pada era 1980-an.
Kunjungan itu turut didampingi Camat Krian Nawari dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Krian. Pemkab Sidoarjo menilai keberlangsungan UMKM berbasis kerajinan kulit menjadi salah satu potensi ekonomi daerah yang perlu diperkuat.
“Hari ini kami berkunjung ke salah satu UMKM Givari yang memproduksi sepatu dan sandal kulit dengan bahan kulit asli. Saya melihat produknya berkualitas. Termasuk, usaha yang sudah lama karena turun-temurun. Kami melihat proses produksi masih manual, tetapi hasilnya sangat bagus dan nyaman dipakai,” ujar Mimik Idayana.
Selain meninjau produksi, Wabup Sidoarjo menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan baku dan kenyamanan produk agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pasar, termasuk pesanan yang menyesuaikan model, warna, dan permintaan konsumen.
“Karena bahannya dari kulit asli. Saat digunakan produknya juga nyaman dan empuk. Apalagi, bisa menerima pesanan sesuai model, warna dan keinginan konsumen,” ungkap Mimik.
Pemkab Sidoarjo juga mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah untuk menggunakan produk UMKM lokal sebagai langkah memperluas pasar dan memperkuat pertumbuhan usaha kecil di daerah.
“Kalau semua ASN pakai produk lokal, kami yakin UMKM lokal bakal terus terdongkrak perkembangan pasarnya,” paparnya.
Sementara itu, pemilik Galeri Givari, Eti Herawati, berharap perhatian pemerintah daerah dapat mendukung perkembangan usaha berbasis kerajinan kulit tersebut. Produk Givari sebelumnya bahkan pernah menembus pasar ekspor ke luar negeri.
“Karena produk sepatu Givari pernah menembus pasar ekspor ke luar negeri seperti ke Panama,” pungkasnya.
Kunjungan ini memperlihatkan upaya penguatan UMKM lokal tidak hanya melalui promosi, tetapi juga dukungan penggunaan produk daerah sebagai langkah memperluas pasar domestik dan menjaga keberlanjutan industri kerajinan di Sidoarjo, sebagaimana dilansir Republikjatim, Jumat, (22/05/2026). []
Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01
