UMKM Diarahkan Masuk Koperasi, Pemerintah Ingin Ekonomi Lokal Menguat

PURWAKARTA – Pemerintah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan koperasi sebagai jalur pemasaran utama untuk memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan pada pusat perbelanjaan besar. Dorongan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Lahir Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) ke-76 di Kabupaten Purwakarta.

Ajakan itu disampaikan Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah, saat menghadiri kegiatan Fun Run yang digelar Pengurus Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Barat (Jabar) di Alun-Alun Purwakarta, Minggu. Pemerintah menilai koperasi dapat menjadi ruang strategis bagi masyarakat desa dan kelurahan dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga.

Farida menjelaskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi bagian dari gagasan pemerintah untuk memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menjaga stabilitas finansial rumah tangga.

“Saat ini pemerintah telah melahirkan gagasan besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” kata Farida Farichah saat menghadiri Fun Run memperingati Hari Lahir Fatayat Nahdlatul Ulama Ke 76 di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu.

Menurut Farida, koperasi dapat menjadi pusat pemasaran yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk bagi pelaku UMKM yang selama ini masih bergantung pada jaringan ritel besar.

Atas hal tersebut, Wamenkop mendorong agar pelaku usaha khususnya UMKM untuk dapat menjadikan koperasi sebagai tempat pemasaran utama, khususnya bagi para kader Fatayat NU.

Dengan model tersebut, produk lokal dinilai memiliki peluang lebih besar dipasarkan langsung melalui koperasi desa maupun kelurahan.

“Yang punya usaha UMKM bisa menjual produknya di koperasi. Fatayat NU yang punya usaha dapat memanfaatkan koperasi sebagai tempat pemasaran,” katanya.

Selain isu ekonomi, kegiatan Fun Run juga dimanfaatkan sebagai kampanye hidup sehat bagi masyarakat. Farida menilai kesehatan jasmani, rohani, dan ekonomi merupakan fondasi penting bagi pembangunan keluarga dan negara.

Ia menegaskan perempuan memiliki peran penting dalam membentuk generasi sehat, sehingga aktivitas olahraga dan pola hidup sehat perlu terus diperkuat.

Ketua PW Fatayat NU Jabar, Minyatul Ummah, menyampaikan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi peringatan organisasi, tetapi juga ruang membangun kebersamaan antarkader dan masyarakat.

“Tentunya ada tujuan mulia yaitu menanamkan gaya hidup sehat, mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan sportifitas serta menikmati momen kebersamaan dan persaudaraan,” katanya.

Peringatan Hari Lahir Fatayat NU ke-76 di Purwakarta diharapkan tidak hanya memperkuat solidaritas organisasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi ekonomi melalui koperasi sebagai basis pemberdayaan UMKM masyarakat, sebagaimana diwartakan Antara, Senin, (25/05/2026). []

Penulis: M.Ali Khumaini | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *