Halliburton dan Pertamina Drilling Perkuat Ekspansi Bisnis Energi
TANGERANG – PT Pertamina Drilling Services Indonesia memperluas peluang ekspansi bisnis jasa pengeboran energi ke pasar internasional melalui kerja sama strategis dengan PT Halliburton Indonesia. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang difokuskan pada pengembangan layanan penunjang sektor minyak dan gas bumi (migas), geothermal, hingga migas nonkonvensional, termasuk potensi proyek di Irak.
Kerja sama yang diteken di Tangerang pada Jumat (22/05/2026) itu menjadi langkah kedua perusahaan dalam memperkuat sinergi bisnis jasa penunjang pengeboran, baik untuk pasar domestik maupun luar negeri. Fokus utama kolaborasi diarahkan pada pengembangan layanan onshore dan offshore rig services di pasar global.
Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Drilling Services Indonesia, Avep Disasmita, mengatakan kolaborasi dengan Halliburton menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan bisnis energi nasional di tingkat internasional.
“Kerja sama ini menunjukkan komitmen Pertamina Drilling untuk terus memperkuat kapabilitas dan memperluas ekspansi bisnis internasional. Kami melihat peluang besar dalam pengembangan proyek migas, geothermal, maupun migas nonkonvensional, termasuk potensi kerja sama di kawasan Timur Tengah,” ujar Avep, sebagaimana dilansir Sumedangekspres, Jumat (29/05/2026).
Menurut dia, sinergi tersebut juga diharapkan mampu mendorong transfer teknologi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), sekaligus memperkuat daya saing industri jasa pengeboran nasional.
Dalam kerja sama tersebut, kedua perusahaan akan menjajaki berbagai layanan penunjang industri energi, mulai dari rig services, project management, fracturing services, directional drilling, measurement while drilling (MWD), logging while drilling (LWD), hingga cementing services dan wellhead equipment and services.
Selain itu, pembahasan juga mencakup peluang keterlibatan pada proyek West Qurna Block di Irak. Dalam proyek tersebut, Halliburton membuka peluang dukungan layanan dari Pertamina Drilling, termasuk fishing services, centrifuge services, coring services, dan casing running services.
Pertamina Drilling menyatakan kesiapan mendukung kebutuhan operasional Halliburton melalui penyediaan layanan teknis, personel, dan dukungan operasional sesuai kebutuhan proyek internasional tersebut.
Presiden Direktur PT Halliburton Indonesia, Ankush Bhalla, menilai Pertamina Drilling memiliki pengalaman dan kemampuan yang dapat mendukung pengembangan proyek energi berskala global.
“Kami melihat Pertamina Drilling memiliki pengalaman dan kapabilitas yang dapat mendukung kebutuhan operasional Halliburton, termasuk untuk proyek-proyek strategis di luar negeri. Kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan,” kata Ankush.
Penandatanganan MoU turut disaksikan Komisaris Utama PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), Dharmawan H Samsu, Direktur Utama (Dirut) PIEP Syamsu Yudha, serta jajaran manajemen PIEP lainnya. Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk penguatan peran perusahaan nasional dalam industri jasa pengeboran energi global. []
Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01
