UMKM Kendal Dibina Masuk Ritel Modern, Pemkab Gandeng Alfamart

KENDAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menggandeng sektor ritel modern untuk memperluas akses pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melalui pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk. Langkah tersebut dilakukan agar produk UMKM Kendal mampu memenuhi standar pasar modern dan meningkatkan daya saing di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

Program kolaborasi antara Pemkab Kendal dan Alfamart Semarang itu menghadirkan pelatihan bagi pelaku UMKM terkait pengelolaan usaha ritel, peningkatan kualitas produk, desain kemasan, hingga pemenuhan legalitas usaha. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya membuka peluang produk lokal masuk ke jaringan minimarket modern.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menilai sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis UMKM.

“Ini adalah gerakan bersama untuk membangun kemandirian ekonomi. Dengan UMKM yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, kita menciptakan ekosistem yang saling menguatkan,” ujar Dyah Kartika Permanasari, sebagaimana diberitakan Suara Merdeka, Jumat, (29/05/2026).

Menurutnya, penguatan sektor UMKM tidak hanya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan peluang usaha dan lapangan kerja.

Sementara itu, Branch Manager Alfamart, V Daru Harjanto, mengatakan pihaknya membuka kesempatan bagi produk UMKM Kendal untuk dipasarkan di gerai Alfamart setelah melalui proses seleksi dan kurasi.

“Tujuannya, melalui kerja sama ini dapat membantu pemasaran produk UMKM. Produk yang dipajang adalah yang sudah melalui kurasi mulai kualitas rasa, standar kemasan, hingga dokumen legalitas,” katanya.

Ia menjelaskan proses kurasi dilakukan untuk memastikan produk UMKM memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk nasional yang telah lebih dahulu menguasai pasar ritel modern.

Melalui pelatihan tersebut, para pelaku UMKM juga diberikan pemahaman mengenai standar distribusi ritel modern, termasuk kualitas produk, ketahanan kemasan, hingga administrasi usaha yang sesuai ketentuan pasar modern.

Pemkab Kendal berharap semakin banyak produk lokal mampu menembus jaringan minimarket nasional sehingga pemasaran UMKM menjadi lebih luas, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *