Pemkot Probolinggo Dinilai Lambat Salurkan Dana Hibah, Posbakumadin Datangi DPRD
Ketua Posbakumadin Probolinggo, Advokat Erlin Cahaya Sugiarti, S.H., M.H ketika memberikan keterangan pers usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Senin (6/7/2026). (Foto : Rachmat Effendi)
PROBOLINGGO – Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Kota Probolinggo menyampaikan kegelisahannya terkait terlambatnya bantuan dana hibah sebesar Rp. 100 juta yang dijanjikan Pemkot Probolinggo yang tak kunjung ada kejelasan.
Karenanya, pengurus Posbakumadin Kota Probolinggo mendatangi wakil rakyat dengan agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo, pada Senin (6/7/2026) bertempat di ruang sidang utama.
Kegiatan RDP dipimpin langsung Isah Junaidah, S.E. (Ketua Komisi I), H. Amir Mahmud (Wakil Ketua), Zainul Fatoni, S.H.I. (Sekretaris), Guruh Dwi Prasetyo, S.A.P. (Anggota), Supriyanto (Anggota), H. Sibro Malisi, S.S, M.A.P. (Anggota), Syaiful Rohman, S.Pd. (Anggota), dan Endang Irawati (Anggota).
Dalam penyampaiannya Ketua Posbakumadin Probolinggo, Advokat Erlin Cahaya Sugiarti, S.H., M.H menegaskan bahwa kehadiran Perwali tersebut sangat dinantikan agar anggaran yang telah disediakan dapat segera diserap untuk kepentingan warga. Implementasi Peraturan Daerah (Perda) mengenai Bantuan Hukum (Bankum) bagi masyarakat miskin di Kota Probolinggo dinilai belum berjalan secara maksimal.
Menurut Erlin pagu dana penunjang amanah undang-undang tersebut telah dialokasikan oleh pemerintah daerah, teknis pelaksanaan di lapangan masih terganjal akibat belum diterbitkannya Peraturan Walikota (Perwali) sebagai Petunjuk Teknis (Juknis).
Terkait hal tersebut, Isah Junaidah, S.E Ketua Komisi I akan memberikan atensi khusus atas aspirasi dari Posbakumadin Probolinggo.
“Kami Komisi I yang memang membidangi masalah hukum akan menyampaikan semua yang menjadi aspirasi dan keinginan masyarakat khususnya masalah Perwali yang menjadikan bantuan dana hibah untuk Posbakumadin sampai saat ini belum direalisasikan,”ujar Isah Junaidah yang merupakan politisi asal PDIP ini.(rac)
