Hotel di The Mandalika Laris, Okupansi Tembus 100 Persen Jelang Pocari Sweat Run

LOMBOK TENGAH – Tingkat hunian hotel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata The Mandalika menjelang penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2026 mengalami lonjakan signifikan. Sejumlah hotel bahkan telah terisi penuh menjelang ajang lari yang akan berlangsung di Sirkuit Pertamina Mandalika pada 11–12 Juli 2026, menandakan tingginya minat peserta terhadap agenda sport tourism tersebut.

Peningkatan okupansi terjadi seiring kedatangan sekitar 9.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara yang akan mengikuti kompetisi. Kondisi ini sekaligus memberikan dampak positif terhadap sektor akomodasi dan pariwisata di kawasan The Mandalika.

General Manager (GM) The Mandalika Pari Wijaya mengatakan tingkat hunian sejumlah hotel mengalami peningkatan yang sangat tinggi menjelang pelaksanaan ajang tersebut.

“Okupansi sejumlah hotel di kawasan The Mandalika menunjukkan peningkatan signifikan,” kata Pari Wijaya, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (08/07/2026).

Ia menjelaskan Raja Kuta Hotel Mandalika, Montana Oceanside Mandalika, dan JM Hotel telah mencatat tingkat okupansi hingga 100 persen. Sementara itu, Pullman Lombok Merujani Hotel dan Novotel Lombok memiliki tingkat hunian di atas 90 persen.

“Tingginya antusias peserta menjadi sinyal positif terhadap geliat sport tourism sekaligus memperkuat kesiapan kawasan dalam menyambut 9.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara,” katanya.

Menghadapi lonjakan kunjungan tersebut, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan seluruh persiapan operasional di kawasan telah memasuki tahap akhir. Pengembang dan pengelola kawasan itu melakukan berbagai langkah untuk memastikan penyelenggaraan kegiatan berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

Salah satu fokus persiapan adalah rehabilitasi serta optimalisasi sistem penerangan di sejumlah titik kawasan, termasuk lampu tenaga surya (solar cell), agar kembali berfungsi secara maksimal. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pencahayaan sekaligus mendukung keamanan dan kenyamanan peserta selama berlangsungnya kegiatan.

“Salah satu fokus utama tahun ini adalah rehabilitasi dan optimalisasi sistem penerangan, termasuk lampu tenaga surya (solar cell) di sejumlah titik kawasan agar kembali berfungsi maksimal,” katanya.

Selain memperbaiki sistem penerangan, ITDC juga melakukan pembersihan kawasan, penataan lanskap, pemeliharaan fasilitas umum, pemeriksaan utilitas, serta koordinasi teknis bersama panitia penyelenggara dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan seluruh fasilitas siap digunakan.

Menurut Pari Wijaya, tingginya tingkat hunian hotel menjadi indikator bahwa The Mandalika semakin diminati sebagai destinasi sport tourism nasional yang mampu menarik wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata dan industri pendukung di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Tingginya tingkat hunian hotel menjelang penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2026 menunjukkan semakin kuatnya daya tarik The Mandalika sebagai destinasi sport tourism nasional,” katanya. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *