Harga Cabai, Minyak Goreng, dan Elpiji di Jatim Kompak Naik

SURABAYA – Kenaikan harga cabai, minyak goreng curah, dan gas elpiji 3 kilogram mewarnai pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur (Jatim) pada Senin (13/07/2026). Di sisi lain, sejumlah komoditas seperti bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam kampung, dan telur ayam kampung justru mengalami penurunan harga sehingga mencerminkan fluktuasi pasokan di pasar.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim yang diperbarui pukul 09.32 WIB, sebagaimana diberitakan Detikjatim, Senin (13/07/2026), cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi, yakni Rp979 atau 2,31 persen menjadi Rp43.319 per kilogram.

Selain cabai rawit merah, harga cabai merah keriting naik Rp550 atau 1,73 persen menjadi Rp32.281 per kilogram, sedangkan cabai merah besar meningkat Rp514 atau 1,67 persen menjadi Rp31.228 per kilogram. Minyak goreng curah juga naik Rp231 atau 1,13 persen menjadi Rp20.628 per liter, sementara harga gas elpiji 3 kilogram bertambah Rp193 atau 0,97 persen menjadi Rp20.040 per tabung.

Di tengah kenaikan sejumlah kebutuhan pokok tersebut, beberapa komoditas justru mengalami koreksi harga. Bawang merah turun Rp1.557 atau 4,38 persen menjadi Rp34.016 per kilogram. Daging ayam kampung turun Rp2.117 atau 3,03 persen menjadi Rp67.798 per ekor, sedangkan telur ayam kampung turun Rp905 atau 1,96 persen menjadi Rp45.218 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada bawang putih jenis Sinco/Honan yang turun Rp624 atau 1,77 persen menjadi Rp34.608 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi paha belakang terkoreksi Rp629 atau 0,50 persen menjadi Rp125.209 per kilogram.

Adapun sejumlah komoditas lainnya terpantau relatif stabil, di antaranya beras premium Rp15.027 per kilogram, beras medium Rp13.005 per kilogram, gula kristal putih Rp17.216 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp21.702 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp18.705 per liter, MinyaKita Rp16.058 per liter, daging ayam ras Rp32.222 per kilogram, telur ayam ras Rp23.410 per kilogram, garam halus Rp9.314 per kilogram, serta garam bata Rp1.689 per buah.

Perubahan harga bahan pokok dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari keseimbangan pasokan dan permintaan, kondisi cuaca, biaya produksi, distribusi, kebijakan pemerintah, nilai tukar rupiah, hingga tingkat inflasi. Perbedaan harga juga dapat terjadi di setiap daerah sesuai kondisi pasar dan ketersediaan barang.

Pemantauan harga secara berkala diharapkan dapat membantu masyarakat menyesuaikan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjadi acuan bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Jatim. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *