50 Mahasiswa UBB Siap Dampingi UMKM Babel Akses KUR
PANGKALPINANG – Sebanyak 50 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung (FEB UBB) akan diterjunkan untuk mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengakses fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui program Gerakan Mahasiswa Pendamping KUR (Gempur) UMKM. Program kolaborasi yang memasuki tahun ketiga tersebut diharapkan mampu meningkatkan penyerapan KUR di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Program Gempur UMKM resmi dibuka di Ruang Rapat Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin (13/07/2026). Kegiatan menghadirkan narasumber dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pangkalpinang dan Bank Sumsel Babel guna membekali mahasiswa sebelum melakukan pendampingan kepada pelaku usaha.
Kepala Dinas KUKM Babel Arie Primajaya mengatakan program tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sektor perbankan dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM yang masih mengalami kendala memperoleh modal usaha.
“Program ini bertujuan mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam pemberdayaan UMKM, mempercepat edukasi, pendampingan, hingga proses pengajuan KUR agar penyerapan KUR di Bangka Belitung semakin meningkat,” ujar Arie, sebagaimana dilansir Bangka Belitung, Senin (13/07/2026).
Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami prosedur maupun persyaratan untuk memperoleh KUR. Padahal, fasilitas pembiayaan bersubsidi dari pemerintah tersebut dapat menjadi solusi dalam memperkuat modal kerja sekaligus mendorong pertumbuhan usaha.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran secara akademis, tetapi juga akan turun langsung ke lapangan untuk mendampingi pelaku UMKM. Pendampingan mencakup pemberian edukasi mengenai KUR, identifikasi kebutuhan usaha, hingga membantu proses pengajuan pembiayaan kepada pihak perbankan.
“Pendamping akan turun langsung melihat kondisi usaha UMKM. Dengan pendampingan yang tepat, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang dapat mengakses pembiayaan KUR,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja peserta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyiapkan penghargaan bagi mahasiswa pendamping terbaik. Penghargaan tersebut akan diberikan kepada peserta yang paling banyak berhasil mendampingi pelaku UMKM hingga memperoleh pembiayaan KUR.
Arie juga mengingatkan seluruh peserta untuk memanfaatkan sesi pembekalan bersama narasumber perbankan guna memperdalam pemahaman mengenai mekanisme KUR sebelum mulai melakukan pendampingan di lapangan.
“Tanyakan segala hal tentang KUR kepada para narasumber. Bekal pengetahuan ini sangat penting agar saat mendampingi UMKM, kalian mampu memberikan informasi yang benar dan membantu proses pengajuan dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman mengikuti Gempur UMKM dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan kewirausahaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
“Manfaatkan momentum ini untuk menambah ilmu dan pengalaman. Siapa tahu setelah lulus nanti kalian menjadi pengusaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bangka Belitung (UBB) Mursyid Hasan Basri mengapresiasi keberlanjutan kerja sama antara kampus dan Dinas KUKM Babel yang telah berlangsung selama tiga tahun melalui program Gempur UMKM.
Menurutnya, kolaborasi tersebut memberikan pengalaman praktik yang relevan bagi mahasiswa sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi pelaku UMKM di Babel.
“Kami mengapresiasi Dinas KUKM Babel sebagai mitra strategis FEB UBB. Program ini telah memasuki tahun ketiga dan mahasiswa kami selalu diberi kesempatan untuk terlibat langsung,” katanya.
Ia mengajak seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara optimal agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan saat memberikan pendampingan kepada masyarakat.
“Ini adalah program bersama. Jalankan dengan baik sehingga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Bangka Belitung,” tutupnya. []
Redaksi01
