Jadwal DAMRI KTT-Tanjung Selor 16 Juli 2026, Berangkat Pukul 10.00 WITA
TANA TIDUNG – Layanan bus DAMRI rute Kabupaten Tana Tidung (KTT) menuju Tanjung Selor tetap beroperasi setiap hari dengan jadwal keberangkatan pukul 10.00 WITA dari Terminal DAMRI di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap. Bus berkapasitas hingga 45 penumpang tersebut menjadi salah satu moda transportasi utama yang menghubungkan KTT dengan Kabupaten Bulungan dan ibu kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KTT Arief Prasetiawan mengatakan armada yang melayani rute tersebut menggunakan bus berukuran besar sehingga mampu mengangkut lebih banyak penumpang dibandingkan rute lainnya, sebagaimana diberitakan Tribun Kaltara, Kamis (16/07/2026).
“Kapasitas bus Damri yang tujuan Tanjung Selor lumayan banyak. Bisa sampai 45 penumpang, termasuk sopir, karena memang armada yang digunakan itu yang besar. Kalau ke Malinau kan pakai yang kecil,” ujar Arief Prasetiawan.
Terminal keberangkatan berada di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, tepat di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Perumahan dan Permukiman (Perkim) KTT. Dari lokasi tersebut, bus melayani perjalanan menuju sejumlah titik pemberhentian di Kabupaten Bulungan, seperti Panca Agung, Pimping, Sekatak Buji, hingga Tanjung Selor.
Tarif perjalanan ditetapkan sesuai tujuan penumpang. Untuk rute Tideng Pale menuju Tanjung Selor dikenakan tarif Rp100 ribu. Tarif yang sama juga berlaku bagi penumpang yang naik dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor.
Sementara itu, tarif perjalanan dari Tideng Pale menuju Panca Agung atau Pimping sebesar Rp80 ribu, dari Tideng Pale ke Sekatak Buji Rp50 ribu, dari Sekatak Buji ke Tanjung Selor Rp85 ribu, serta dari Panca Agung menuju Tanjung Selor sebesar Rp60 ribu.
Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan memakan waktu sekitar empat jam, bergantung pada kondisi lalu lintas dan cuaca selama perjalanan.
Dishub KTT mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan DAMRI agar datang lebih awal ke terminal keberangkatan untuk menghindari keterlambatan serta memastikan masih tersedianya kursi penumpang.
Keberadaan layanan DAMRI dinilai berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat antara KTT dan Bulungan, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun aktivitas perekonomian, sehingga konektivitas antarwilayah di Kaltara tetap terjaga. []
Redaksi01
