Jadwal Ferry Banda Aceh–Sabang 23 Juli 2026, Dua Kapal Siap Layani Penumpang
BANDA ACEH – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh kembali mengoperasikan dua kapal roll-on/roll-off (RoRo) untuk melayani penyeberangan lintas Banda Aceh–Sabang pada Kamis (23/07/2026). Masyarakat yang hendak bepergian maupun membawa kendaraan dapat memanfaatkan layanan KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2 dengan sejumlah jadwal keberangkatan dari Pelabuhan Ulee Lheue maupun Pelabuhan Balohan.
Layanan penyeberangan tersebut menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan Banda Aceh dengan Sabang. Selain kapal cepat yang hanya melayani penumpang, kapal RoRo juga mengakomodasi pengangkutan kendaraan sehingga menjadi pilihan bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang membutuhkan mobilitas antarpulau.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andre Setiawan, menjelaskan jadwal pelayaran untuk Kamis (23/7/2026) telah disiapkan dari kedua pelabuhan. Informasi tersebut disampaikan sebagaimana dilansir Rri.
Dari Pelabuhan Balohan menuju Pelabuhan Ulee Lheue, KMP BRR dijadwalkan berangkat pada pukul 08.00 WIB dan 14.00 WIB, sedangkan KMP Aceh Hebat 2 berangkat pukul 17.00 WIB.
Sementara itu, keberangkatan dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan dilayani KMP BRR pada pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB.
Waktu tempuh perjalanan menggunakan kapal RoRo diperkirakan sekitar dua jam. Apabila terjadi lonjakan jumlah penumpang, layanan penyeberangan Banda Aceh–Sabang pulang pergi dapat diperkuat dengan pengoperasian KMP Papuyu.
ASDP juga mengingatkan masyarakat bahwa jadwal pelayaran dapat berubah sewaktu-waktu bergantung pada kondisi cuaca di perairan Banda Aceh–Sabang. Oleh karena itu, calon penumpang disarankan memantau informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan.
Untuk tarif, tiket penumpang kelas ekonomi dewasa dipatok Rp35.000 per orang, sedangkan bayi dikenakan tarif Rp4.200. Adapun tarif VIP anak sebesar Rp46.000 dan VIP dewasa Rp58.000.
Bagi pengguna kendaraan, tarif sepeda motor ditetapkan Rp68.000 per unit dan sudah termasuk tiket pengendaranya. Sementara tarif mobil sebesar Rp457.000 per unit yang mencakup lima penumpang, sedangkan bus dikenakan tarif Rp985.000 per unit termasuk 16 penumpang. Layanan ini diharapkan tetap mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang antara Banda Aceh dan Sabang. []
Redaksi01
