Kendalikan Inflasi, Pemkot Baubau Gelar Pasar Murah 26 Juli 2026
BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau memanfaatkan peringatan Hari Koperasi ke-79 untuk memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui penyelenggaraan pasar murah yang akan digelar di kawasan Kotamara pada Minggu (26/07/2026). Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah kenaikan sejumlah komoditas pangan.
Pasar murah diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Baubau. Selain menyediakan kebutuhan pokok, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan layanan kesehatan gratis dan donor darah sebagai bagian dari peringatan Hari Koperasi ke-79.
Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Baubau Suarmawati menjelaskan, pelaksanaan kegiatan sengaja dijadwalkan pada 26 Juli 2026 meski Hari Koperasi Nasional diperingati setiap 12 Juli. Penyesuaian dilakukan mengikuti agenda Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau.
“Hari Koperasi ini menjadi momentum konsolidasi seluruh gerakan koperasi di Kota Baubau. Selain memperingati Hari Koperasi, kami juga menghadirkan pasar murah sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga distributor sekaligus mendukung pengendalian inflasi,” ujarnya, sebagaimana dilansir RRI, Kamis (23/07/2026).
Menurut Suarmawati, pasar murah akan menyediakan berbagai komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat, seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng berbagai merek, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog dengan harga sekitar Rp55 ribu per 5 kilogram, serta beras premium.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari Bank Indonesia (BI), termasuk pembiayaan sarana dan prasarana pasar murah. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disiapkan bersama Dinas Kesehatan Kota Baubau serta kegiatan donor darah hasil kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Baubau yang menargetkan pengumpulan 50 kantong darah.
Disperindagkop UKM Kota Baubau mencatat terdapat 89 koperasi di daerah tersebut. Sekitar 70 persen di antaranya aktif dan turut berpartisipasi dalam menyukseskan peringatan Hari Koperasi melalui dukungan pembiayaan maupun keterlibatan dalam berbagai rangkaian kegiatan.
Pemkot Baubau mengajak masyarakat memanfaatkan pasar murah untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga distributor, terutama bagi komoditas yang mengalami kenaikan harga di pasaran.
“Silakan masyarakat datang berbelanja. Tidak menggunakan KTP maupun KK, sehingga masyarakat bebas membeli kebutuhan pokok yang tersedia namun dengan batas jumlah yang ditentukan,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Baubau berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, laju inflasi daerah dapat dikendalikan, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. []
Redaksi01
