BCA Perluas Kredit Konsumsi Lewat Expo di 7 Kota

JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas akses pembiayaan konsumsi melalui BCA Expo 2026 yang digelar secara hibrida di sejumlah kota. Strategi tersebut tidak hanya menawarkan program kredit, tetapi juga membawa berbagai pilihan pembiayaan perumahan dan kendaraan lebih dekat kepada nasabah di luar wilayah ibu kota.

Direktur BCA Haryanto Budiman mengatakan penyelenggaraan BCA Expo 2026 merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat penyaluran kredit konsumsi. Pameran tersebut menyediakan berbagai penawaran untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit Sepeda Motor (KSM), hingga kebutuhan perjalanan dan rumah tangga.

“Ini adalah salah satu strategi kami untuk mendorong pertumbuhan kredit konsumsi,” kata Haryanto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/08/2026), sebagaimana dilansir Antara, Rabu, (19/08/2026).

Untuk pembiayaan rumah, BCA menyiapkan bunga khusus, program terbaru, serta berbagai manfaat tambahan melalui KPR. Sementara pada KKB, perseroan menawarkan bunga rendah dan potongan biaya administrasi hingga Rp900 ribu bagi nasabah perorangan yang membeli mobil baru jenis passenger car.

Program serupa juga diberikan untuk KSM. Nasabah dapat memperoleh penawaran bunga rendah dan potongan biaya administrasi sebesar Rp200 ribu. Selain itu, BCA menghadirkan sejumlah program dari mitra yang mencakup paket perjalanan, perangkat elektronik, perlengkapan rumah, dan kebutuhan biaya hidup.

Meski menawarkan berbagai insentif, BCA belum membeberkan secara rinci besaran bunga yang akan diberikan dalam BCA Expo 2026. Haryanto memastikan penawaran yang disiapkan tetap kompetitif dibandingkan program sebelumnya.

“Terus terang bunganya bagus, tidak kalah dengan bunga yang di BCA Expoversary 2026. Memang ada beberapa penyesuaian juga, tidak kami pungkiri, tapi penyesuaian itu tidak drastis, tidak signifikan,” jelas Haryanto.

Perluasan kegiatan ke berbagai wilayah menjadi salah satu pembeda BCA Expo 2026. Pelaksanaan secara daring berlangsung melalui laman resmi pameran mulai 21 Agustus hingga 31 Oktober 2026. Sementara kegiatan luring digelar di tujuh kota dengan jadwal yang berbeda.

Surabaya menjadi kota pertama penyelenggaraan luring pada 21-23 Agustus 2026, kemudian Malang pada 22-23 Agustus 2026. Rangkaian berikutnya berlangsung di Semarang pada 8-13 September 2026, kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada 11-13 September 2026, Medan pada 11-13 September 2026, Bandung pada 12-13 September 2026, serta Denpasar pada 12-13 September 2026.

Menurut Haryanto, penyebaran lokasi tersebut dilakukan untuk menjangkau kebutuhan nasabah di berbagai daerah. Pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat, kata dia, tidak hanya terpusat di ibu kota sehingga layanan pembiayaan juga perlu hadir di wilayah lain.

“Jadi, kami ingin promo-promo ini bisa membuat masyarakat jadi lebih berani untuk mengambil baik KPR, maupun juga KKB dan KSM di BCA. Dengan demikian, kami bisa terus meningkatkan pertumbuhan kredit kita,” ujarnya menambahkan.

Strategi tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi melalui peningkatan pembiayaan konsumsi. BCA menilai kemudahan akses terhadap kredit dapat memberikan manfaat bagi nasabah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di daerah.

“BCA selalu memiliki komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Karena consumer spending (pengeluaran konsumsi rumah tangga) ini memang salah satu elemen yang sangat penting dalam menentukan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tuturnya.

Dengan memperluas jangkauan pameran dan menawarkan berbagai skema pembiayaan, BCA berharap minat masyarakat terhadap KPR, KKB, dan KSM meningkat. Perseroan juga menargetkan strategi tersebut dapat memperkuat pertumbuhan kredit konsumsi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi nasional. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *