KMP Aceh Hebat 2 dan KMP BRR Layani Banda Aceh–Sabang, Cek Jadwalnya

BANDA ACEH – Mobilitas penumpang dan kendaraan antara Kota Banda Aceh dan Kota Sabang melalui jalur laut pada Senin (31/08/2026) dilayani enam jadwal pelayaran menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Aceh Hebat 2 dan KMP BRR. Dua kapal tersebut melayani rute Pelabuhan Ulee Lheue–Pelabuhan Balohan pulang-pergi dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

Layanan kapal penyeberangan atau roll-on/roll-off (RoRo) menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang membawa kendaraan menuju Sabang maupun Banda Aceh. Berbeda dengan kapal cepat yang hanya mengangkut penumpang, kapal feri mampu melayani penumpang sekaligus kendaraan.

Dari Pelabuhan Balohan, Sabang, menuju Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, KMP Aceh Hebat 2 dijadwalkan berangkat pada pukul 08.00 WIB dan 16.30 WIB. Sementara KMP BRR dijadwalkan berangkat pada pukul 12.00 WIB.

Untuk perjalanan sebaliknya dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menuju Pelabuhan Balohan, Sabang, KMP BRR dijadwalkan berangkat pada pukul 08.00 WIB dan 16.30 WIB. Adapun KMP Aceh Hebat 2 dijadwalkan berangkat pada pukul 12.00 WIB.

General Manager (GM) PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andre Setiawan, menerangkan jadwal pelayaran dapat mengalami perubahan sesuai kondisi cuaca di perairan Sabang–Banda Aceh. Apabila terjadi lonjakan jumlah penumpang, layanan penyeberangan rute Sabang–Banda Aceh pulang-pergi juga dapat diperkuat dengan pengoperasian KMP Papuyu.

Bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan, tarif penumpang ekonomi dewasa ditetapkan sebesar Rp35.000 per orang, sedangkan tarif bayi sebesar Rp4.200. Untuk layanan kelas VIP, tarif anak sebesar Rp46.000 dan tarif dewasa Rp58.000.

Penumpang yang membawa kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp68.000 per unit yang telah mencakup tiket pengendara. Sementara tarif mobil sebesar Rp457.000 per unit dan mencakup lima penumpang di dalam kendaraan.

Adapun tarif bus ditetapkan sebesar Rp985.000 per unit dengan kapasitas tiket yang telah mencakup 16 penumpang. Skema tarif tersebut memungkinkan pengguna jasa memilih moda penyeberangan sesuai kebutuhan perjalanan, baik untuk kepentingan pribadi, aktivitas ekonomi, maupun perjalanan wisata.

Rute Banda Aceh–Sabang memiliki peran penting dalam mendukung keterhubungan wilayah daratan dan kepulauan di Provinsi Aceh. Kelancaran pelayaran tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung distribusi kendaraan dan aktivitas ekonomi antara kedua wilayah.

Calon penumpang disarankan memperhatikan informasi terkini sebelum melakukan perjalanan karena kondisi cuaca dapat memengaruhi jadwal keberangkatan kapal. Kesiapan armada tambahan juga menjadi salah satu upaya untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan penyeberangan pada rute tersebut.

Dengan tersedianya beberapa pilihan jadwal dalam satu hari dan kemampuan kapal feri mengangkut penumpang serta kendaraan, layanan penyeberangan Banda Aceh–Sabang diharapkan terus menjadi penopang konektivitas dan mobilitas masyarakat, sebagaimana diwartakan Rri, Senin, (31/08/2026). []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *