KBank Indonesia Bidik Pinjaman Rp40 Triliun pada 2030

JAKARTA – Penguatan dukungan pemegang saham dan kenaikan peringkat kredit menjadi modal PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (KBank Indonesia) untuk memperluas bisnis pembiayaan di Indonesia. Perseroan membidik portofolio pinjaman lebih dari Rp40 triliun pada 2030 seiring pengoperasian bank secara penuh di pasar domestik.

Target tersebut disiapkan melalui strategi pemanfaatan jaringan lintas batas Kasikornbank Public Company Limited (KBank) yang telah berkembang di sejumlah negara, termasuk Thailand, Tiongkok, Vietnam, serta pasar utama lainnya. Jaringan regional itu akan dimanfaatkan untuk menghubungkan nasabah dengan peluang perdagangan dan investasi.

Direktur Utama (Dirut) KBank Indonesia Kasemsri Charoensiddhi mengatakan Indonesia memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang besar dalam jangka panjang. Perseroan pun berupaya memperluas jangkauan bisnis untuk mengambil bagian dalam pertumbuhan tersebut.

“Dengan proyeksi Indonesia yang akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2050, kami berupaya untuk memperluas jangkauan bisnis kami untuk mendukung pertumbuhan ini,” kata Kasemsri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/08/2026), sebagaimana dilansir Antara, Senin, (31/08/2026).

Menurut dia, jaringan regional KBank menjadi salah satu instrumen utama untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan portofolio pinjaman hingga 2030. Konektivitas antarnegara dinilai dapat membuka akses yang lebih luas bagi nasabah terhadap kegiatan perdagangan dan investasi di kawasan.

“Melalui jaringan ini, kami siap menghubungkan nasabah kami dengan peluang dagang dan investasi regional, sehingga memberdayakan mereka untuk mengembangkan bisnis dan menjangkau pertumbuhan baru,” kata dia.

Selain memperluas bisnis, KBank Indonesia juga memperoleh penguatan dari sisi penilaian kredit. Fitch Ratings Indonesia menaikkan peringkat KBank Indonesia menjadi AA+(idn) dengan prospek stabil pada 17 Juli 2026, dari sebelumnya AA(idn).

Dalam penilaiannya, Fitch mengaitkan kenaikan peringkat tersebut dengan semakin kuatnya penyelarasan dan hubungan antara KBank Indonesia dengan KBank sebagai pemegang saham. Kondisi itu dinilai meningkatkan dukungan terhadap pengembangan bisnis bank di Indonesia.

Saat ini, KBank Indonesia menjalankan kegiatan sebagai bank komersial dengan layanan yang memadukan jaringan nasional dan kapabilitas regional KBank. KBank sendiri memiliki jaringan di sejumlah negara Asia dan disebut sebagai salah satu dari 10 bank terbesar di ASEAN berdasarkan total aset.

KBank Indonesia menyediakan berbagai solusi keuangan bagi pelaku usaha dari beragam skala hingga nasabah ritel. Pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas basis bisnis sekaligus memperkuat posisinya di industri perbankan nasional.

Dengan target portofolio pinjaman yang melampaui Rp40 triliun pada 2030, KBank Indonesia akan mengandalkan kombinasi pertumbuhan pasar domestik, dukungan pemegang saham, serta konektivitas bisnis regional. Strategi tersebut diharapkan dapat memperluas akses nasabah terhadap peluang ekonomi lintas negara sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis perseroan di Indonesia. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *