Jadwal Damri KTT Hari Ini, Dua Rute Antarwilayah Siap Layani Penumpang
TANA TIDUNG – Mobilitas masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara (Kaltara), menuju sejumlah daerah sekitar terus didukung melalui layanan angkutan Perusahaan Umum (Perum) Damri. Pada Selasa (01/09/2026), layanan bus tersedia untuk perjalanan menuju Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, serta Kabupaten Malinau dengan pilihan jadwal dan tarif yang berbeda.
Kehadiran layanan angkutan tersebut menjadi alternatif transportasi umum bagi masyarakat KTT yang melakukan perjalanan ke luar daerah, baik untuk keperluan pribadi maupun membawa barang dalam jumlah tertentu. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) KTT, Arief Prasetiawan, menilai keberadaan trayek Damri memberikan manfaat bagi masyarakat karena menawarkan akses perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Pastinya kami sangat berterima kasih ya dengan adanya trayek Damri ini.
Masyarakat bisa ke luar daerah dengan tarif yang lebih murah.
Barang yang dibawa pun bisa cukup banyak,” ujar Arief, sebagaimana dilansir Tribunkaltara, Selasa (01/09/2026).
Untuk perjalanan menuju Tanjung Selor, Damri melayani keberangkatan setiap hari pada pagi hari. Pada Selasa (01/09/2026), bus dijadwalkan berangkat pukul 10.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).
Tarif perjalanan disesuaikan dengan titik keberangkatan dan tujuan penumpang. Perjalanan dari Tideng Pale menuju Tanjung Selor dikenakan tarif Rp85 ribu, demikian pula rute Sesayap menuju Tanjung Selor dan Sekatak Buji menuju Tanjung Selor.
Sementara itu, penumpang dari Tideng Pale menuju Panca Agung atau Pimping dikenakan tarif Rp80 ribu. Tarif perjalanan dari Panca Agung menuju Tanjung Selor sebesar Rp60 ribu, sedangkan rute Tideng Pale-Sekatak Buji dipatok Rp50 ribu.
Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat jam. Bus yang melayani rute tersebut memiliki kapasitas hingga 45 penumpang.
Selain konektivitas menuju Tanjung Selor, Damri juga melayani perjalanan dari KTT menuju Malinau. Rute ini tersedia dua kali setiap hari, yakni pada pagi dan sore hari, sehingga memberikan pilihan waktu perjalanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat.
Pada Selasa (01/09/2026), keberangkatan pertama rute KTT-Malinau dijadwalkan pukul 08.00 WITA, sedangkan perjalanan kedua berangkat pukul 15.00 WITA. Tarif perjalanan menuju Malinau ditetapkan sebesar Rp40 ribu per penumpang.
Layanan tersebut juga menjangkau sejumlah wilayah yang dilalui bus. Penumpang tujuan Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak dikenakan tarif masing-masing Rp20 ribu, sedangkan perjalanan menuju Sesua dipatok Rp30 ribu.
Bus Damri pada rute KTT-Malinau memiliki kapasitas 19 penumpang dengan estimasi waktu perjalanan sekitar satu setengah jam. Jadwal dan pilihan tarif tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kaltara.
Keberadaan transportasi umum antardaerah juga diharapkan terus menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, memperluas akses perjalanan, serta mendorong kelancaran mobilitas dan kegiatan ekonomi di wilayah KTT dan daerah sekitarnya. []
Redaksi01
