Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah, Daya Beli Warga Jadi Perhatian

PASURUAN – Ratusan warga memanfaatkan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan di halaman Kantor Kecamatan Grati, Senin (07/09/2026). Selain menawarkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran produk mereka.

Pasar murah yang berlangsung hingga Rabu (09/09/2026) itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097. Pemerintah daerah menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya menghadirkan akses pangan dengan harga yang lebih mudah dijangkau masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga di tingkat pasar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, tingginya antusiasme warga menunjukkan kebutuhan terhadap akses bahan pokok dengan harga terjangkau masih cukup besar. Menurut dia, intervensi melalui pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kegiatan ini untuk memastikan masyarakat bisa menjangkau pemenuhan kebutuhan melalui harga yang murah, sekaligus mendorong stabilitas harga di pasaran,” ujar Yudha, di lokasi kegiatan.

Sebagaimana diberitakan Memorandum, Senin (07/09/2026), Pemkab Pasuruan juga menyiapkan pasar murah tersebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi turut memberikan manfaat bagi sektor usaha masyarakat.

Yudha berharap kegiatan serupa tidak berhenti di Grati. Ia mendorong agar agenda penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dapat diperluas ke kecamatan lain sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.

Langkah tersebut dinilai penting karena pengendalian harga tidak hanya berkaitan dengan kemampuan masyarakat membeli kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berhubungan dengan aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Ketika kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang lebih terjangkau, tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga diharapkan dapat ditekan.

Di sisi lain, Kepala Dinas (Kadis) Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Taufikhul Ghony menilai pasar murah dapat menjadi momentum untuk memperkuat pelaku usaha lokal.

Menurut Ghony, kehadiran UMKM dalam kegiatan tersebut memberikan manfaat tambahan karena masyarakat tidak hanya datang untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok, tetapi juga berkesempatan mengenal dan membeli produk yang dihasilkan pelaku usaha dari wilayah setempat.

Keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Produk lokal yang dipasarkan secara langsung memiliki peluang lebih besar untuk dikenal konsumen, sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha memperluas pasar.

“Ini merupakan kolaborasi untuk menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat. UMKM dari Grati dan wilayah lain di Kabupaten Pasuruan kita dukung agar bisa naik kelas, sejalan dengan arahan Bapak Bupati,” pungkas Ghoni.

Selain mempertemukan masyarakat dengan kebutuhan pokok berharga terjangkau, kegiatan tersebut memperlihatkan upaya Pemkab Pasuruan menggabungkan pengendalian harga dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Kolaborasi pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) diharapkan dapat memperkuat program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sekaligus membuka ruang pertumbuhan bagi pelaku usaha lokal.

Dengan pelaksanaan selama tiga hari, pasar murah di Grati diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat bagi warga, tetapi juga menjadi bagian dari pola intervensi yang dapat diterapkan secara lebih luas. Perluasan kegiatan ke wilayah lain diharapkan mampu memperbesar akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus menjaga geliat UMKM di Kabupaten Pasuruan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *