Kontingen Kutim Siap Berlaga, 1.014 Atlet Lolos Verifikasi
Sebanyak 1.014 atlet Kutim telah lolos verifikasi untuk mengikuti Porprov VIII Kaltim 2026 dan tergabung dalam kontingen berjumlah 1.561 orang yang mendapat dukungan pemerintah daerah.
ADVERTORIAL – Sebanyak 1.014 atlet Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dinyatakan lolos verifikasi keabsahan untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026. Kepastian tersebut menjadi bagian dari kesiapan kontingen Kutim menghadapi persaingan olahraga tingkat provinsi dengan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah utama.
Wakil Bupati (Wabup) Kutim, Mahyunadi, menyampaikan bahwa seluruh atlet yang telah lolos verifikasi tergabung dalam kontingen daerah berjumlah 1.561 orang. Kesiapan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Rabu (04/11/2026).
Mahyunadi yang juga menjabat sebagai Ketua Kontingen Kutim menjelaskan, jumlah keseluruhan rombongan terdiri atas 1.014 atlet, 147 pelatih, 146 ofisial, 64 manajer, 22 ofisial teknis, serta 168 panitia kontingen.
Dengan telah terpenuhinya persyaratan keabsahan atlet, kontingen Kutim dapat memusatkan perhatian pada persiapan pertandingan dan koordinasi antartim menjelang pelaksanaan Porprov. Dua cabang olahraga, yakni sepatu roda dan arung jeram, bahkan telah lebih dahulu diberangkatkan karena jadwal pertandingannya berlangsung sebelum pembukaan resmi.
Mahyunadi meminta seluruh atlet memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik, meningkatkan prestasi, dan menjaga sportivitas selama mengikuti kompetisi.
“Kami mengharapkan seluruh atlet dapat bertanding dengan penuh semangat dan percaya diri, mengerahkan kemampuan terbaik serta senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik Kabupaten Kutai Timur,” katanya.
Menurutnya, persiapan menghadapi Porprov tidak hanya berkaitan dengan kemampuan atlet di arena pertandingan. Dukungan pelatih, manajer, ofisial, dan panitia juga menjadi bagian penting dalam menunjang kelancaran kegiatan.
Karena itu, Mahyunadi mengingatkan seluruh unsur pendukung kontingen agar memperkuat koordinasi dan memastikan kebutuhan atlet mendapat perhatian selama mengikuti rangkaian pertandingan.
Selain kesiapan teknis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada anggota kontingen yang terlibat.
Perlindungan tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko yang mungkin dihadapi atlet maupun unsur pendukung selama menjalankan tugas dan mengikuti pertandingan.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh pihak yang telah terlibat mendapatkan perlindungan atas risiko yang mungkin terjadi selama menjalankan tugas maupun pertandingan,” ujar Mahyunadi.
Sementara itu, pelaksanaan Porprov VIII Kaltim 2026 tidak hanya dipusatkan di Kabupaten Paser. Sejumlah pertandingan juga dijadwalkan berlangsung di Kota Samarinda, Kota Balikpapan, dan Kabupaten Berau, menyesuaikan ketersediaan fasilitas dan kebutuhan masing-masing cabang olahraga.
Kondisi tersebut menuntut kesiapan kontingen dalam mengatur keberangkatan, pendampingan atlet, serta kebutuhan selama pertandingan di berbagai lokasi. Mahyunadi turut mengapresiasi dukungan Bupati Kutim dan jajaran Pemkab Kutim terhadap pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga daerah.
Dengan seluruh atlet telah dinyatakan lolos verifikasi, dukungan unsur pendamping, serta perlindungan jaminan sosial yang disiapkan pemerintah daerah, kontingen Kutim diharapkan mampu tampil optimal dalam Porprov VIII Kaltim 2026.
Keikutsertaan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan membawa nama baik Kutim di tingkat provinsi. []
Penulis: Suryono | Penyunting: Aulia Setyaningrum
