Dinsos Kukar Salurkan Bantuan Permakanan untuk 600 Penerima Manfaat

0
IMG-20261105-WA0122

Penyerahan Bantuan Permakanan di BPU Kecamatan Tenggarong

Dinsos Kukar mempertahankan bantuan permakanan bagi 600 warga rentan dengan menyesuaikan frekuensi penyaluran menjadi empat tahap, sekaligus memastikan kebutuhan makan penghuni penampungan tetap terpenuhi.

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan permakanan kepada 600 warga rentan yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan. Program ini menjadi bagian dari pelayanan rehabilitasi sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, meskipun frekuensi penyalurannya mengalami penyesuaian akibat efisiensi anggaran.

Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk bahan kebutuhan pokok, meliputi beras, telur ayam, minyak goreng, sarden, kecap, dan susu kental manis. Program ini ditujukan untuk meringankan beban penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial dan Penanganan Migran Korban Tindak Kekerasan Dinsos Kukar, Sunarko, mengatakan penyaluran bantuan tahun 2026 direncanakan berlangsung dalam empat tahap, dengan tahap terakhir ditargetkan terlaksana pada Desember mendatang.

“Insyaallah bulan depan kami salurkan tahap terakhir,” ucap Sunarko saat ditemui di Tenggarong, Kamis (05/11/2026).

Sunarko menjelaskan, program bantuan permakanan sebelumnya direncanakan disalurkan sebanyak enam kali dalam setahun atau setiap dua bulan. Namun, kebijakan efisiensi anggaran mengharuskan Dinsos Kukar menyesuaikan jadwal distribusi menjadi empat kali dalam setahun.

Dengan perubahan tersebut, bantuan disalurkan setiap tiga bulan sekali. Meski frekuensi distribusi berkurang, Dinsos Kukar berupaya mempertahankan cakupan bantuan untuk kebutuhan selama satu tahun.

“Mestinya kami salurkan enam kali, setiap dua bulan. Tetapi karena kondisi, kemudian penyalurannya dilakukan setiap tiga bulan. Namun, total bantuan yang disalurkan tetap untuk kebutuhan selama 12 bulan,” jelasnya.

Menurut Sunarko, penyesuaian jadwal tidak mengubah jumlah penerima manfaat yang ditetapkan, yakni sebanyak 600 orang dari berbagai wilayah di Kukar.

Bantuan yang diberikan mencakup beras sebanyak lima kilogram per bulan, satu piring telur ayam, serta sejumlah kebutuhan pangan lainnya, seperti minyak goreng, sarden, kecap, dan susu kental manis.

Paket tersebut disiapkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan penerima manfaat sesuai ketentuan program yang dijalankan Dinsos Kukar. Adapun penerima bantuan berasal dari sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial, termasuk lanjut usia dan anak-anak.

Namun, Sunarko mengaku belum dapat memastikan rincian jumlah penerima berdasarkan kategori maupun wilayah karena data terperinci masih perlu diperiksa oleh petugas yang menangani pendataan.

“Untuk rincian per kategorinya seperti lansia, anak-anak, dan penerima dari desa-desa dengan total 600 orang,” terangnya.

Ia menyebutkan, penerima manfaat tersebar di sejumlah desa dan kelurahan. Sementara itu, informasi mengenai wilayah dengan jumlah penerima terbanyak masih memerlukan pengecekan terhadap data distribusi bantuan.

Selain menyalurkan bantuan permakanan kepada masyarakat, Dinsos Kukar juga menjalankan pelayanan penyediaan makanan bagi warga yang berada di tempat penampungan sementara atau shelter.

Pelayanan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab bidang rehabilitasi sosial dalam memastikan kebutuhan dasar warga yang sedang menjalani penanganan tetap terpenuhi.

“Di bidang rehabilitasi itu pekerjaannya tidak hanya bantuan permakanan untuk masyarakat. Ada juga pembelian makanan bagi mereka yang berada di shelter,” ungkapnya.

Sunarko menjelaskan, penghuni shelter mendapatkan makanan sebanyak tiga kali sehari. Penyediaan konsumsi dilakukan secara rutin selama mereka berada dalam penanganan Dinsos Kukar.

“Kalau pembelian makanan yang ada di shelter, itu tiga kali sehari. Mereka makan disiapkan. Untuk kegiatan ini sejauh ini tidak ada masalah,” tuturnya.

Meski pelayanan permakanan bagi penghuni penampungan masih berjalan, Dinsos Kukar tetap menghadapi tantangan dalam menjaga kecukupan anggaran hingga akhir tahun.

Sunarko mengungkapkan, pihaknya sempat mengalami kekurangan anggaran untuk memenuhi kebutuhan pelayanan tersebut. Kondisi itu kemudian diatasi melalui penyesuaian alokasi anggaran dari kegiatan lain.

“Mudah-mudahan sampai akhir tahun uangnya masih cukup. Karena kemarin sempat anggarannya tidak cukup, sehingga kami melakukan strategi pergeseran dari kegiatan lain,” jelasnya.

Penyesuaian tersebut dilakukan agar penyediaan makanan bagi penghuni penampungan tetap berlangsung tanpa mengganggu pelayanan yang sedang berjalan.

Melalui program bantuan permakanan dan penyediaan konsumsi di tempat penampungan, Dinsos Kukar berupaya menjaga keberlangsungan pelayanan rehabilitasi sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan penyesuaian jadwal penyaluran serta pengelolaan anggaran yang tersedia, Pemkab Kukar berharap bantuan bagi 600 penerima manfaat dan pemenuhan kebutuhan makanan penghuni penampungan tetap terlaksana hingga akhir 2026, sehingga kelompok rentan memperoleh dukungan terhadap kebutuhan dasar mereka. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *