Bank Sulteng Mulai Pulihkan Layanan ATM Bersama, Dana Nasabah Dipastikan Aman

0
6aed82b9d9388

PALU – Pemulihan layanan transaksi perbankan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) mulai dilakukan secara bertahap dengan mengaktifkan kembali jaringan ATM Bersama. Manajemen memastikan dana nasabah tetap aman dan tidak ada kerugian yang timbul selama proses pemeliharaan serta pemulihan sistem perbankan berlangsung.

Direktur Utama (Dirut) Bank Sulteng, Ramiyatie, mengatakan pemeliharaan sistem merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan infrastruktur teknologi informasi sekaligus memastikan keamanan transaksi nasabah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Workshop Bank Sulteng, Palu, Jumat (06/11/2026), sebagaimana dilansir Antara, Jumat (06/11/2026).

“Proses tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan sistem untuk memastikan keamanan dan keandalan infrastruktur teknologi informasi perbankan,” kata Ramiyatie.

Ia menegaskan bahwa proses pemulihan tidak berdampak pada keamanan dana nasabah. Bank juga tidak mengalami kerugian karena kegiatan tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemeliharaan infrastruktur untuk menjaga kelancaran operasional.

“Dana nasabah tetap aman dan kami memastikan keamanan transaksi perbankan,” ujarnya.

Di tengah proses pemulihan, Bank Sulteng mulai membuka kembali akses transaksi melalui jaringan ATM Bersama. Layanan tersebut dapat digunakan nasabah pada pukul 09.00 hingga 17.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Ramiyatie menjelaskan, nasabah kini dapat melakukan transfer antarbank melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Sulteng. Adapun penggunaan mesin ATM bank lain yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama telah memungkinkan nasabah melakukan sejumlah transaksi, meliputi pengecekan saldo, penarikan tunai, serta transfer antarbank.

Pemeliharaan sistem dilakukan untuk menjaga stabilitas layanan dan memastikan infrastruktur teknologi informasi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulteng beroperasi secara aman dan optimal. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan agar aktivitas perbankan dapat kembali berjalan dengan baik.

Manajemen Bank Sulteng juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kestabilan sistem serta kesiapan infrastruktur teknologi informasi. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan layanan yang dipulihkan dapat beroperasi secara optimal dan memenuhi kebutuhan transaksi nasabah.

“Manajemen Bank Sulteng juga menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanan akibat keterbatasan layanan selama proses pemeliharaan dan pemulihan sistem berlangsung,” katanya.

Pemulihan secara bertahap diharapkan dapat mengembalikan kelancaran aktivitas transaksi nasabah. Bank Sulteng menyatakan tetap mengutamakan keamanan dana dan keandalan sistem sebagai dasar pengoperasian kembali seluruh layanan perbankan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *