Paguyuban Supir Dump Truck Probolinggo Resmi Terbentuk, Mahfud Rosyi Nahkodai Organisasi
Ketua Paguyuban Supir Dump Truck Probolinggo terpilih Mahfud Rosyi saat menyampaikan visi dan misinya dihadapan ratusan supir dump truck Minggu (8/11/2026). (Foto : Rachmat Effendi)
PROBOLINGGO – Ratusan supir dump truck di Probolinggo kini tak lagi berjalan sendiri-sendiri. Sebuah wadah resmi telah lahir untuk menyatukan kekuatan, memperjuangkan hak, dan mempertegas posisi mereka di tengah dinamika pekerjaan lapangan yang kerap penuh tantangan.
Paguyuban Supir Dump Truck Probolinggo (PSDP) resmi terbentuk, dengan Mahfud Rosyi dipercaya sebagai Ketua Umum.
Pembentukan organisasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk mengangkat derajat para supir yang selama ini kerap berada di posisi rentan.

Mahfud Rosyi menegaskan, organisasi ini hadir sebagai alat perjuangan para supir dump truck. “Ini bukan hanya soal kumpul-kumpul. Ini tentang bagaimana supir dump truck bisa sejahtera, punya suara, punya perlindungan, dan tidak lagi dipandang sebelah mata,” tegas Mahfud Rosyi usai terpilih secara aklamasi pada Minggu (8/1/2026).
Ia menambahkan, keberadaan paguyuban ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota, memperjuangkan hak-hak pekerja lapangan, serta menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah dan pihak terkait.
Dengan terbentuknya organisasi ini, seluruh supir dump truck di Probolinggo diharapkan bersatu dalam satu barisan, saling menguatkan, dan memiliki posisi tawar yang lebih kokoh dalam menghadapi berbagai tekanan, baik dari sisi pekerjaan maupun kebijakan.

Paguyuban ini juga membuka pintu kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan iklim kerja yang lebih adil, aman, dan berkelanjutan. Bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan para supir dan keluarganya.
Sementara itu Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo melalui Kepala Unit (Kanit) Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Aiptu Arif B.S menyambut positif terbentuknya Paguyuban Supir Dump Truck Probolinggo seraya mengingatkan pengemudi dump truck agar memperhatikan keamanan muatan dan kelengkapan kendaraan.
“Saya menghimbau para supir dump truck tertib di jalan raya utamanya muatan tidak diperbolehkan melebihi kapasitas, sebab material seperti tanah urug, pasir, dan batu kapur yang tercecer di jalan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, untuk itu saya himbau para supir dump truck senantiasa menjaga ketertiban saat bekerja,” tegas Aiptu Arif BS saat ditemui di lapangan PT GSL Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, kabupaten Probolinggo, Minggu (8/11/2026).

Selain penutup muatan, Aiptu Arif B.S juga mengingatkan pentingnya pemasangan scotlight atau stiker pemantul cahaya di bagian belakang kendaraan. Perangkat tersebut membantu kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengendara lain, terutama pada malam hari, saat hujan, maupun ketika jarak pandang terbatas. (rac)
