Ardiansyah Dorong UMKM Kutim Naik Kelas dan Perluas Pasar

0
6265058534458331699

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mendorong percepatan sertifikasi halal untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus mengapresiasi capaian transaksi Kutim Expo 2026 yang disebut mencapai empat kali biaya penyelenggaraan.

ADVERTORIAL – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mendorong penguatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui percepatan sertifikasi halal dan peningkatan kualitas produk lokal. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas peluang pemasaran sekaligus menjaga momentum aktivitas ekonomi yang tercermin dari capaian transaksi Kutim Expo 2026.

Hal itu disampaikan Ardiansyah saat menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutim di Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Sangatta, Sabtu (24/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah mengimbau pelaku UMKM, khususnya yang bergerak di sektor kuliner, agar segera mengurus sertifikat halal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperkuat daya saing produk.

“Dalam kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh pelaku usaha UMKM, baik itu kuliner dan lain-lain, segera untuk mendapatkan sertifikat halal ini,” kata Ardiansyah.

Imbauan tersebut disampaikan setelah adanya penyerahan sertifikat halal oleh Kementerian Agama (Kemenag) kepada sejumlah perwakilan UMKM dalam rangkaian peringatan HUT ke-27 Kutim.

Menurut Ardiansyah, sertifikasi halal menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pengembangan usaha. Selain berkaitan dengan pemenuhan ketentuan produk, sertifikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dipasarkan.

Dorongan percepatan sertifikasi halal itu juga sejalan dengan arahan lembaga sertifikasi halal nasional dalam pertemuan bersama sejumlah kepala daerah di Jakarta beberapa waktu sebelumnya.

“Karena ini sangat penting untuk menjadi motor penggerak dunia usaha di Indonesia,” ungkapnya.

Perhatian terhadap penguatan UMKM tersebut turut berkaitan dengan capaian penyelenggaraan Kutim Expo 2026. Ardiansyah mengungkapkan bahwa nilai transaksi selama pameran berlangsung mencapai empat kali lipat dari biaya penyelenggaraan.

Capaian tersebut dinilainya menggembirakan karena menunjukkan aktivitas perdagangan selama pameran sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka.

“Sungguh luar biasa transaksi kalau dihitung dari modal untuk Expo, empat kali lipat pendapatan transaksi yang terjadi selama Expo berlangsung. Terima kasih semua,” ujarnya.

Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kutim, termasuk pelaku UMKM, jajaran pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Ia juga memberikan penghargaan kepada aparatur sipil negara (ASN), termasuk pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), atas pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Atas nama pribadi saya menyampaikan ucapan terima kasih, semua telah bekerja dengan baik, semua telah melaksanakan tugas dengan baik dan teruslah bekerja, layani masyarakat dengan baik,” ungkap Ardiansyah.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan publik harus terus menjadi perhatian seluruh aparatur pemerintah. Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan merupakan bagian penting dalam menilai keberhasilan pelaksanaan tugas pemerintahan.

Selain kepada ASN, Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada kalangan dunia usaha, terutama perusahaan sektor pertambangan dan perkebunan, yang dinilainya telah memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

“Saudara-saudara telah memberikan kontribusi di dalam pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutai Timur. Teruslah bergerak,” kata Ardiansyah.

Ia menilai keterlibatan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan sektor perbankan diperlukan untuk menjaga kesinambungan pembangunan serta memperkuat aktivitas perekonomian daerah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim, lanjutnya, akan terus merencanakan berbagai kegiatan pembangunan dengan melibatkan seluruh unsur tersebut.

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-27 Kutim, Pemkab Kutim juga memberikan apresiasi kepada wajib pajak daerah berprestasi. Pemerintah daerah turut merencanakan agenda khusus sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi wajib pajak dalam mendukung pembangunan.

Ardiansyah menyampaikan optimisme terhadap arah pembangunan daerah yang menurutnya telah berjalan sesuai dengan tujuan yang direncanakan.

“Kita merasa yakin bahwa Kutai Timur ini on the track pembangunannya,” tutupnya.

Melalui penguatan sertifikasi halal, peningkatan daya saing produk UMKM, serta kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, Pemkab Kutim berharap pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus didorong sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *