Bank Kalbar dan MSI Institute Gelar Training IT Service Management Berbasis Standar Internasional
PONTIANAK, PRUDENSI.COM-PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) bekerja sama dengan LPK MSI Indonesia atau MSI Institute menggelar in-house training bertema Penguatan IT Service Management berbasis Information Technology Infrastructure Library (ITIL) dan ISO/IEC 20000. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Harris Pontianak pada Senin-Selasa, 27-28 April 2026.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Bank Kalbar dalam memperkuat tata kelola layanan teknologi informasi yang semakin krusial di tengah akselerasi digital perbankan. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari berbagai level, mulai dari staf junior, staf senior, hingga bagian administrasi dan analis di lingkungan Bank Kalbar.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Kepatuhan Bank Kalbar, R.S.M. Al Amin, B.A., M.E., M.H., GRCE., CAFM., CRM. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan sistem manajemen layanan TI yang terstandar guna mendukung kinerja bisnis bank secara berkelanjutan, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip tata kelola yang baik.
Turut hadir dalam pembukaan, Kepala Divisi SDM Bank Kalbar Edy Kusnady, S.E., serta CEO MSI Group, Lutfi Handayani.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi komprehensif yang mencakup fondasi IT Service Management (ITSM), pengenalan ITIL versi 4, serta pemahaman standar internasional ISO 20000-1:2018.
Selain itu, pelatihan juga membahas praktik-praktik kunci seperti incident management, problem management, service request management, hingga change enablement.
Tidak hanya aspek teknis, materi juga mengaitkan implementasi ITSM dengan integrasi Governance, Risk, and Compliance (GRC), sehingga peserta memperoleh perspektif menyeluruh dalam mengelola layanan TI yang efektif dan akuntabel.
Pelatihan ini menghadirkan dua trainer berpengalaman, yakni Edwin Hendarsyah Chaidir dan Osvan Widyowibowo, yang dikenal memiliki kompetensi di bidang IT service management dan implementasi standar internasional.
CEO MSI Group, M Lutfi Handayani, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga memastikan peserta mampu mengimplementasikan praktik terbaik di lingkungan kerja masing-masing.
“Penguatan IT Service Management bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi industri perbankan. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat menjadi agen perubahan dalam mendorong peningkatan kualitas layanan TI di Bank Kalbar,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Bank Kalbar diharapkan semakin siap menghadapi tantangan transformasi digital, sekaligus memperkuat fondasi layanan berbasis teknologi yang andal, efisien, dan sesuai standar global.(*)
