BNI Perluas Akses Hunian Murah Lewat Kolaborasi Nasional

MANADO – Akses pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah terus diperluas melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan perbankan, pemerintah, dan lembaga pembiayaan dalam program pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Rabu (08/04/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mendorong kepemilikan rumah layak sekaligus memperkuat ekonomi lokal melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor perbankan, serta pelaku usaha. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 600 peserta yang terdiri atas 300 peserta Permodalan Nasional Madani (PNM), 200 peserta Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta 100 peserta Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Dalam kegiatan itu, peserta mengikuti sosialisasi hingga proses akad pembiayaan, termasuk Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan rumah.

Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Corina Leyla Karnalies menegaskan bahwa sektor perumahan memiliki dampak luas terhadap pembangunan ekonomi. “Sektor perumahan memiliki efek berganda yang besar, tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan sektor pendukung,” ujarnya sebagaimana dilansir Kompas, Selasa (14/04/2026).

Menurutnya, program pembiayaan ini tidak hanya berfokus pada kepemilikan rumah, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat rantai pasok sektor konstruksi serta mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

Sebagai bank penyalur utama, BNI memperkuat implementasi program melalui peningkatan literasi produk di jaringan kantor, perluasan kerja sama dengan pemerintah daerah dan pengembang, serta kolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Selain itu, BNI juga menghadirkan dukungan layanan digital melalui aplikasi wondr by BNI yang memungkinkan nasabah melakukan pembayaran cicilan, transaksi, serta pemantauan kondisi keuangan secara lebih praktis dan aman.

“Kami terus menghadirkan layanan yang terintegrasi agar masyarakat dapat mengakses pembiayaan perumahan secara mudah, aman, dan berkelanjutan,” tegas Corina.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan percepatan penyediaan hunian layak dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat, sehingga mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di berbagai daerah. []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *