BSB dan Polda Sumsel Sepakat Jaga Layanan Perbankan Tetap Aman

PALEMBANG – Penguatan sistem keamanan layanan perbankan menjadi fokus baru Bank Sumsel Babel (BSB) setelah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel). Kerja sama ini diarahkan untuk meminimalkan gangguan operasional, meningkatkan mitigasi risiko kejahatan perbankan, serta menjaga kenyamanan nasabah dalam bertransaksi di seluruh jaringan layanan bank.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Lantai 7 Polda Sumsel, Jumat, 22 Mei 2026. Kesepakatan itu diteken oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel, Marzuki, bersama Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Sumsel, Michael Ken Lingga.

Fokus kerja sama tidak hanya pada pengamanan umum, tetapi juga mencakup penguatan pengawasan di kantor cabang, pengamanan aktivitas transaksi keuangan, hingga antisipasi terhadap potensi kejahatan perbankan yang dapat mengganggu stabilitas layanan.

Kehadiran sistem pengamanan yang lebih terstruktur dinilai penting di tengah meningkatnya aktivitas transaksi masyarakat. Dengan langkah ini, BSB berupaya memastikan layanan tetap berjalan aman, lancar, dan minim hambatan.

“Dengan dukungan pengamanan dari Polda Sumsel, kami memastikan aktivitas perbankan dapat berjalan lebih aman dan terkendali. Ini penting agar nasabah merasa nyaman dalam bertransaksi, baik di kantor cabang maupun melalui layanan lainnya,” ujarnya.

Selain penguatan keamanan fisik, sinergi tersebut juga diarahkan pada peningkatan kesiapsiagaan menghadapi gangguan operasional serta upaya pencegahan tindak kejahatan perbankan secara menyeluruh.

Kerja sama ini turut dihadiri Dirut BSB Marzuki, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BSB Riera Ecorhynalda, serta jajaran pejabat utama Polda Sumsel. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi BSB dalam menjaga kepercayaan masyarakat melalui layanan perbankan yang aman dan stabil.

Sebagai bank pembangunan daerah, BSB terus memperluas kemitraan strategis yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan. Penguatan pengamanan ini diharapkan tidak hanya melindungi operasional bank, tetapi juga memberi rasa aman bagi nasabah di seluruh jaringan layanan, sebagaimana dilansir Detik, Minggu, (24/05/2026). []

Penulis: Welly Jasrial Tanjung | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *