Catat! Jadwal KM Leuser Agustus–September 2026 Berubah

DOBO – Penumpang yang akan menggunakan kapal penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) perlu mencermati perubahan rute KM Leuser untuk periode pelayaran 24 Agustus hingga 8 September 2026. Dalam jadwal terbaru, kapal tersebut tidak melakukan singgah di Pelabuhan Agats dan melanjutkan pelayaran dari Dobo menuju sejumlah pelabuhan hingga berakhir di Surabaya.

Perubahan tersebut menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan calon penumpang, terutama masyarakat yang merencanakan perjalanan melalui jalur laut di wilayah Papua, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Jawa. Informasi jadwal tersebut mencakup waktu kedatangan (estimated time of arrival/ETA) dan keberangkatan (estimated time of departure/ETD) di setiap pelabuhan yang disinggahi.

Berdasarkan jadwal yang diberitakan Tribun Sorong, Senin (24/08/2026), KM Leuser memulai rangkaian perjalanan periode ini dari Dobo pada Senin, 24 Agustus 2026. Kapal dijadwalkan tiba pukul 12.00 dan berangkat kembali pukul 14.00.

Setelah meninggalkan Dobo, KM Leuser dijadwalkan tiba di Timika pada Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 11.00 dan berangkat pukul 16.00. Kapal kemudian meneruskan perjalanan menuju Merauke dengan jadwal tiba Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 16.00 dan berangkat pada pukul 23.00.

Dari Merauke, kapal kembali menuju Timika. KM Leuser dijadwalkan tiba pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 17.00 dan berangkat dua jam kemudian pada pukul 19.00. Kapal selanjutnya kembali singgah di Dobo pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kedatangan dijadwalkan pukul 11.00, sedangkan keberangkatan pukul 13.00.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju Tual. Kapal dijadwalkan tiba di Tual pada Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 23.00 dan berangkat pada Senin, 31 Agustus 2026 pukul 05.00. Setelah itu, KM Leuser bergerak menuju Saumlaki dengan jadwal tiba Selasa, 1 September 2026 pukul 01.00 dan berangkat pukul 03.00.

Rute berikutnya membawa kapal menuju Ambon. KM Leuser dijadwalkan tiba pada Rabu, 2 September 2026 pukul 09.00 dan berangkat pukul 13.00. Setelah Ambon, kapal melanjutkan perjalanan menuju Namrole dengan jadwal kedatangan pada hari yang sama pukul 21.00.

Jadwal tersebut juga mencantumkan Wanci sebagai pelabuhan berikutnya, dengan waktu tiba Kamis, 3 September 2026 pukul 18.00 dan keberangkatan pukul 19.00. Setelah itu, KM Leuser dijadwalkan menuju Bau-Bau, Makassar, Labuan Bajo, Bima, dan Benoa sebelum mencapai tujuan akhir.

Di Bau-Bau, kapal dijadwalkan tiba Jumat, 4 September 2026 pukul 01.00 dan berangkat pukul 06.00. Selanjutnya, KM Leuser tiba di Makassar pada Sabtu, 5 September 2026 pukul 02.00 dan berangkat pukul 08.00.

Kapal kemudian dijadwalkan singgah di Labuan Bajo pada Minggu, 6 September 2026 pukul 03.00 hingga pukul 05.00. Perjalanan dilanjutkan ke Bima pada hari yang sama dengan jadwal tiba pukul 13.00 dan berangkat pukul 16.00.

Pada Senin, 7 September 2026, KM Leuser dijadwalkan tiba di Benoa pukul 13.00 dan berangkat pukul 15.00. Pelayaran periode tersebut akhirnya ditutup dengan kedatangan di Surabaya pada Selasa, 8 September 2026 pukul 16.00.

Dengan adanya omisi Pelabuhan Agats, calon penumpang yang memiliki tujuan ke wilayah tersebut perlu memastikan kembali pilihan rute dan jadwal keberangkatan sebelum melakukan perjalanan. Perubahan singgah juga penting diperhatikan karena dapat memengaruhi rencana perjalanan penumpang yang sebelumnya mengandalkan KM Leuser untuk menuju atau dari Agats.

Selain mencermati jadwal, calon penumpang juga perlu memastikan data keberangkatan saat melakukan pemesanan tiket. Pemesanan dapat dilakukan melalui situs resmi PT Pelni dengan memilih menu reservasi tiket, memasukkan pelabuhan asal dan tujuan, tanggal keberangkatan, jumlah tiket, serta kelas kapal.

Setelah kapal dan jadwal dipilih, calon penumpang harus mengisi data pemesan dan penumpang, kemudian menyelesaikan pembayaran melalui metode yang tersedia. Bukti pembayaran akan memuat kode pemesanan yang digunakan dalam proses pencetakan tiket di pelabuhan keberangkatan.

Jadwal pelayaran dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi operasional dan kebijakan perusahaan. Karena itu, calon penumpang disarankan memeriksa kembali informasi perjalanan sebelum berangkat agar tidak keliru menentukan pelabuhan, waktu keberangkatan, maupun rute yang tersedia. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *