Cek Jadwal dan Tarif DAMRI Tana Tidung ke Tanjung Selor Hari Ini 2 September 2026

TANA TIDUNG – Layanan Perum DAMRI menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) yang hendak melakukan perjalanan menuju Tanjung Selor, Panca Agung, Pimping, hingga Sekatak Buji pada Rabu (02/09/2026). Pada rute utama menuju Tanjung Selor, armada berkapasitas hingga 45 penumpang dijadwalkan berangkat pukul 10.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Layanan tersebut berangkat dari terminal DAMRI di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, KTT, yang berada di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Tana Tidung. Moda transportasi ini melayani masyarakat yang melakukan perjalanan untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun kegiatan ekonomi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung, Arief Prasetiawan, mengatakan armada yang digunakan untuk melayani perjalanan menuju Tanjung Selor memiliki daya tampung yang cukup besar dibandingkan kendaraan pada rute lain.

“Kapasitas bus DAMRI yang tujuan Tanjung Selor lumayan banyak.

Itu bisa sampai 45 penumpang, termasuk sopir, karena memang armada yangg digunakan itu yang besar.

Kalau ke Malinau kan pakai yang kecil,” ujar Arief.

Berdasarkan informasi yang disampaikan sebagaimana diwartakan Tribun Kaltara, Rabu, (02/09/2026), perjalanan dari wilayah Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat jam. Karena itu, masyarakat yang hendak menggunakan layanan tersebut diimbau datang lebih awal untuk menghindari keterlambatan dan memastikan ketersediaan kursi.

Selain menjadi jalur penghubung KTT dengan Tanjung Selor yang merupakan ibu kota Kabupaten Bulungan, layanan DAMRI tersebut juga melayani sejumlah titik pemberhentian di sepanjang rute. Tarif perjalanan pun dibedakan berdasarkan lokasi penumpang naik dan turun.

Untuk perjalanan dari Tideng Pale menuju Tanjung Selor, tarif yang dikenakan sebesar Rp85.000. Tarif yang sama juga berlaku untuk perjalanan dari Sesayap menuju Tanjung Selor serta dari Sekatak Buji menuju Tanjung Selor.

Sementara itu, penumpang dari Tideng Pale menuju Panca Agung atau Pimping dikenai tarif Rp80.000. Tarif perjalanan dari Panca Agung menuju Tanjung Selor sebesar Rp60.000, sedangkan perjalanan dari Tideng Pale menuju Sekatak Buji dikenai tarif Rp50.000.

Perbedaan tarif tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke berbagai titik di KTT dan Kabupaten Bulungan. Kehadiran angkutan umum ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap mobilitas warga, terutama bagi mereka yang membutuhkan sarana transportasi antardaerah.

Tanjung Selor menjadi salah satu tujuan penting bagi masyarakat KTT karena berperan sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Adapun Panca Agung berada di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, sedangkan Sekatak Buji merupakan desa di Kecamatan Sekatak, Bulungan.

Dengan kapasitas armada yang mencapai 45 penumpang dan jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan, layanan DAMRI diharapkan terus mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antardaerah di Kaltara. Masyarakat pun dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan jadwal keberangkatan dan tarif sesuai tujuan masing-masing. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *