DPRD Kalteng Minta Pemprov Evaluasi Total Kinerja BUMD
PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan perusahaan daerah mampu memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Dorongan evaluasi itu muncul seiring harapan agar setiap BUMD tidak hanya menjalankan fungsi operasional, tetapi juga mampu menjadi sumber pendapatan yang memberikan manfaat nyata bagi keuangan daerah. Penilaian menyeluruh diperlukan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan, efisiensi operasional, hingga besarnya kontribusi yang telah diberikan kepada kas daerah.
Anggota DPRD Kalteng Hero Harapanno Mandouw mengatakan evaluasi menjadi instrumen penting dalam mengukur capaian kinerja perusahaan milik daerah. Menurutnya, hasil evaluasi akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah pembenahan apabila ditemukan kendala dalam pengelolaan.
“Kami ingin memastikan apakah BUMD benar-benar menjadi sumber PAD atau justru biaya operasionalnya lebih besar daripada kontribusi yang diberikan kepada daerah,” kata Hero, sebagaimana diberitakan Suara Borneo, Rabu (15/07/2026).
Ia menegaskan, masukan yang disampaikan DPRD Kalteng bukan bertujuan memberikan tekanan kepada BUMD, melainkan sebagai bentuk dukungan agar perusahaan daerah mampu meningkatkan tata kelola dan kinerja secara profesional.
Menurut Hero, penguatan tata kelola menjadi faktor penting agar BUMD mampu bersaing, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap penerimaan daerah. Dengan pengelolaan yang lebih efektif, perusahaan daerah diharapkan mampu menghasilkan keuntungan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan.
“Harapannya, pengelolaan BUMD ke depan lebih optimal sehingga mampu menghasilkan keuntungan yang berdampak langsung pada peningkatan PAD dan mendukung pembangunan di berbagai sektor,” tegasnya.
DPRD Kalteng berharap hasil evaluasi nantinya dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan strategis bagi Pemprov Kalteng dalam memperkuat peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi PAD. []
Redaksi01
