DPRD Kobar Apresiasi Pasar Seni Kiai Gede untuk UMKM dan Wisata

PANGKALAN BUN – Kehadiran Pasar Seni Kiai Gede di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), diharapkan mampu menjadi pusat promosi budaya sekaligus penggerak ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah. Pasar seni yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 itu resmi dibuka di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Senin (11/05/2026).

Peresmian pasar seni tersebut dilakukan Bupati Kobar Nurhidayah dan mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Mulyadin. Ia menilai keberadaan pasar seni menjadi langkah strategis untuk memperluas pemasaran produk lokal sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah kepada wisatawan.

Mulyadin mengatakan konsep pasar seni yang memadukan kerajinan, kuliner, dan unsur budaya dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.

“Semoga keberadaan pasar seni ini terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Radar Sampit, Senin, (11/05/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan pasar seni yang merupakan salah satu program peninggalan Penjabat (Pj) Bupati Kobar sebelumnya, Budi Santosa.

Menurut Mulyadin, produk yang dipasarkan di Pasar Seni Kiai Gede sudah cukup beragam karena tidak hanya menghadirkan produk khas daerah, tetapi juga unsur budaya dari wilayah lain yang menambah variasi pilihan bagi pengunjung.

Meski demikian, DPRD Kobar berharap pelaku usaha dapat lebih banyak menghadirkan produk khas Kobar dan Kalteng agar identitas daerah semakin kuat dan mampu menjadi ciri khas pasar seni tersebut.

“Dengan adanya Pasar Seni Kiai Gede ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan wisatawan lokal maupun mancanegara yang mencari oleh-oleh khas daerah,” katanya. “Ini menjadi salah satu langkah memperkenalkan kekayaan budaya dan produk unggulan Kotawaringin Barat.”

Keberadaan pasar seni tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya lokal yang mampu mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kobar. []

Penulis: Syamsudin Danuri | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *