Grab Bekali Ribuan Mitra UMKM Kuasai Strategi Jualan Online

SEMARANG – Grab Indonesia mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan lebih cermat mengelola harga jual dan biaya operasional dalam bisnis digital melalui program Arisan Serabi 2026 yang menjangkau 13 kota di Indonesia.

Program bertema “Teman Perempuan Bisa: Makin Ngerti Bisnis, Cuan Makin Manis” itu diikuti lebih dari 1.800 Mitra GrabMerchant perempuan sebagai upaya memperkuat kemampuan bisnis berbasis data, terutama dalam menghadapi tantangan penjualan di platform digital.

Direktur Wilayah (Dirwil) Jabo dan Indonesia Central Operations Grab Indonesia, Iki Sari Dewi, mengatakan banyak pelaku usaha perempuan memiliki produk unggulan, tetapi masih menghadapi tantangan dalam menetapkan harga jual yang sesuai dengan struktur biaya layanan digital.

“Banyak Mitra GrabMerchant perempuan kami yang memiliki racikan produk unggulan dan diminati pasar. Namun, kami menyadari bahwa berjualan di ranah digital membutuhkan strategi penetapan harga yang berbeda dibandingkan dengan penjualan offline,” katanya.

Menurut Iki, banyak pelaku UMKM kerap fokus menarik konsumen, tetapi belum memperhitungkan biaya operasional secara menyeluruh sehingga potensi keuntungan belum maksimal.

“Melalui Arisan SERABI 2026, kami hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut,” katanya, sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (16/05/2026).

Arisan Serabi atau Sekumpulan Perempuan Bisa (Serabi) tahun ini tidak hanya menjadi forum komunitas, tetapi diarahkan menjadi gerakan “Usaha Digital Anti Boncos” yang menitikberatkan pada pengambilan keputusan bisnis berbasis data.

Program edukasi tersebut bertumpu pada tiga pilar utama, yakni memahami tren pasar agar mitra dapat menyesuaikan produk dan promosi, lokakarya penetapan harga daring melalui BisaMatika, serta pengembangan usaha dengan memanfaatkan GrabModal Mantul secara terencana untuk memperbesar bisnis.

GrabModal Mantul merupakan fasilitas modal usaha bagi Mitra GrabMerchant yang ingin meningkatkan kapasitas usahanya dengan pengelolaan keuangan yang lebih sehat dan terukur.

Rangkaian Arisan Serabi 2026 berlangsung sejak akhir April hingga Mei 2026 dengan menyambangi 13 kota, yakni Jakarta, Medan, Pekanbaru, Lampung, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Samarinda, dan Balikpapan.

Salah satu peserta Serabi 2026, Miranti Pramitha, pelaku usaha Toko Handmadekania di Sidorukun, Medan Timur, mengaku pelatihan penetapan harga menjadi materi yang paling dibutuhkan pelaku UMKM.

“Sesi edukasi BisaMatika ini adalah yang paling kami tunggu karena dampaknya langsung terasa pada kelangsungan usaha. Kami mendapatkan pemahaman mendalam tentang strategi penetapan harga jual online yang tepat untuk menjaga margin keuntungan.,” katanya.

Sejak dimulai pada 2023 di Jakarta dengan 50 Mitra Perempuan GrabMerchant, Serabi kini berkembang menjadi komunitas dengan lebih dari 3.800 anggota di 13 kota. Program ini diharapkan memperkuat daya saing UMKM perempuan agar lebih siap bertumbuh di pasar digital nasional. []

Penulis: Zuhdiar Laeis | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *