Hotel Baru di Kudus Resmi Dibuka, Target Jadi Bintang Empat
KUDUS – Investasi sektor perhotelan di Kabupaten Kudus (Kudus), Jawa Tengah, terus menunjukkan geliat dengan diresmikannya Hotel Horison IJ Kudus pada Rabu (22/04/2026), yang diproyeksikan menjadi pendorong baru pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperluas lapangan kerja di daerah tersebut.
Peresmian hotel ini menandai masuknya investasi baru di sektor pariwisata dan jasa, dengan target jangka panjang mencapai standar hotel bintang empat. Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Kudus sebagai destinasi bisnis dan wisata, serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Direktur PT Metropolitan Golden Management (MGM) Basari Bachri menyampaikan bahwa proyek hotel tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pihak manajemen dan pemilik yang dirancang secara matang sesuai ketentuan yang berlaku.
“Target akhir klasifikasi hotel ini adalah bintang empat,” ujar Basari di sela-sela acara peresmian tersebut.
Pada tahap awal operasional, hotel ini telah menyediakan 43 kamar untuk tamu, dengan rencana pengembangan hingga total 100 kamar, termasuk melalui renovasi bangunan sebelumnya. Pengembangan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada semester berikutnya guna mencapai kapasitas penuh.
Selain fasilitas kamar, hotel ini juga dilengkapi berbagai sarana pendukung seperti ballroom, kolam renang, pusat kebugaran, serta layanan bisnis yang menyasar tamu korporasi maupun wisatawan. Dalam operasionalnya, manajemen menerapkan konsep pelayanan 6K, yakni keramahan, kesungguhan, kecepatan, kehangatan, kepedulian, dan ketulusan, sebagai nilai utama dalam melayani tamu.
Owner Horison IJ Kudus Handoyo Wijaya mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan hotel tersebut. Ia menegaskan komitmen untuk menyelesaikan seluruh tahapan proyek agar manfaat ekonomi dapat segera dirasakan masyarakat.
“Kami berharap hotel ini bisa memberikan kontribusi nyata dengan membuka lapangan kerja baru,” ungkap Handoyo.
Dukungan juga disampaikan Bupati Kudus (Bupati Kudus) Sam’ani Intakoris yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempermudah proses investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Semua kunjungan ke Kudus wajib menginap di hotel. Ini bagian dari upaya kita mendorong ekonomi lokal,” tegas Sam’ani.
Selain itu, Pemkab Kudus menilai keberadaan hotel baru dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pajak serta memperkuat ekosistem pariwisata dan bisnis. Pada semester kedua tahun ini, hotel tersebut direncanakan meningkat statusnya menjadi Horison Ultima guna mencapai standar hotel bintang empat.
Langkah ini menunjukkan bahwa sektor perhotelan di Kudus mulai berkembang sebagai salah satu motor penggerak ekonomi, dengan harapan mampu menciptakan efek berganda bagi sektor lain seperti UMKM dan jasa pendukung. []
Penulis: Dyah Nurmaya Sari | Penyunting: Redaksi01
