IHSG Sesi I Menguat 0,57 Persen, Sentuh Level 6.270

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Sesi I pada Selasa (04/08/2026) di zona positif setelah menguat 35,66 poin atau 0,57 persen ke level 6.270,16. Penguatan indeks berlangsung konsisten sejak awal perdagangan, ditopang aktivitas transaksi yang mencapai Rp6,47 triliun dengan volume 19,43 miliar lembar saham dan frekuensi perdagangan sebanyak 1,27 juta kali.

Kinerja positif IHSG pada paruh pertama perdagangan menunjukkan minat investor masih terjaga di tengah pergerakan bursa saham kawasan Asia yang cenderung beragam. Berdasarkan data perdagangan, sejumlah saham mencatat lonjakan signifikan, sementara sebagian lainnya mengalami tekanan jual.

Saham PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) menjadi pencetak kenaikan tertinggi atau top gainers setelah melonjak 27,27 persen ke level 84. Posisi berikutnya ditempati PT City Retail Developments Tbk (NIRO) yang menguat 22,22 persen ke 176, disusul PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) naik 17,42 persen ke 310, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) menguat 16,22 persen ke 12.900, serta PT Berlina Tbk (BRNA) yang meningkat 15,57 persen ke level 705.

Di sisi lain, kelompok saham yang mengalami pelemahan atau top losers dipimpin PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang terkoreksi 14,78 persen menjadi 865. Selanjutnya, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) turun 14,47 persen ke 130, PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) melemah 7,69 persen ke 216, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) terkoreksi 7,47 persen menjadi 2.600, dan PT Niramas Utama Tbk (JELI) turun 7,01 persen ke level 730.

Dari sisi nilai transaksi, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memimpin dengan nilai perdagangan sebesar Rp324,93 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp318,10 miliar, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) Rp241,45 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp230,36 miliar, serta PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) sebesar Rp212,61 miliar.

Adapun dari sisi volume perdagangan, PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) menjadi saham dengan transaksi terbanyak mencapai 12,45 juta lembar. Berikutnya PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) sebanyak 12,29 juta lembar, PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) 8,17 juta lembar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 7,80 juta lembar, dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) sebanyak 7,58 juta lembar.

Sementara itu, bursa saham Asia hingga siang bergerak bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,44 persen menjadi 63.472 dan Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,57 persen ke 25.862. Sebaliknya, Indeks Shanghai Stock Exchange Composite (SSE Composite) China naik 0,16 persen ke 3.815,59, sedangkan Indeks Straits Times Singapura menguat 0,26 persen menjadi 5.626,55, sebagaimana dilansir Stockbit, Selasa (04/08/2026). []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *