Jadwal Damri KTT-Tanjung Selor dan Malinau Senin 28 September 2026

TANA TIDUNG – Masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) memiliki beberapa pilihan perjalanan menggunakan bus Perusahaan Umum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Damri) pada Senin, 28 September 2026. Rute KTT-Tanjung Selor tersedia pada pagi hari, sedangkan perjalanan KTT-Malinau dilayani dua kali sehari dengan tarif mulai Rp20 ribu untuk sejumlah titik persinggahan.

Untuk rute KTT-Tanjung Selor, bus Damri dijadwalkan berangkat pukul 10.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Trayek tersebut melayani penumpang dari sejumlah titik dengan tarif yang disesuaikan berdasarkan lokasi keberangkatan dan tujuan.

Dari Tideng Pale menuju Tanjung Selor, tarif ditetapkan Rp85 ribu. Tarif yang sama berlaku untuk perjalanan dari Sesayap menuju Tanjung Selor.

Sementara perjalanan Tideng Pale menuju Panca Agung atau Pimping dikenakan tarif Rp80 ribu. Penumpang dari Sekatak Buji menuju Tanjung Selor juga dikenakan Rp80 ribu.

Adapun tarif Panca Agung-Tanjung Selor sebesar Rp60 ribu, sedangkan perjalanan Tideng Pale-Sekatak Buji dipatok Rp50 ribu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan (Plt Kadishub) Tana Tidung, Arief Prasetiawan, mengatakan keberadaan trayek Damri membantu masyarakat memperoleh pilihan transportasi dengan biaya yang lebih terjangkau sekaligus memungkinkan penumpang membawa barang dalam jumlah lebih banyak.

“Pastinya kami sangat berterima kasih ya dengan adanya trayek Damri ini, masyarakat bisa keluar daerah dengan tarif yang lebih murah, dan barang yang dibawa pun bisa cukup banyak,” ujar Arief.

Perjalanan dari Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat jam. Bus pada rute tersebut memiliki kapasitas hingga 45 penumpang.

Sementara itu, masyarakat yang hendak menuju Malinau memiliki dua pilihan waktu keberangkatan. Pada Senin, 28 September 2026, bus Damri dijadwalkan berangkat dari KTT pada pukul 07.00 WITA dan 15.00 WITA.

Tarif perjalanan KTT-Malinau ditetapkan Rp40 ribu per penumpang. Selain tujuan akhir Malinau, penumpang dapat turun di sejumlah wilayah yang dilewati bus dengan tarif yang lebih rendah.

Perjalanan menuju Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak masing-masing dikenakan Rp20 ribu. Sementara tarif menuju Sesua sebesar Rp30 ribu.

Rute KTT-Malinau memiliki kapasitas bus sebanyak 19 penumpang dengan perkiraan waktu tempuh sekitar satu setengah jam. Pilihan dua jadwal keberangkatan memberikan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan pada pagi maupun sore hari.

Keberadaan layanan Damri juga menjadi salah satu pilihan transportasi umum bagi masyarakat KTT yang hendak bepergian ke daerah lain di Kalimantan Utara (Kaltara). Selain mempertimbangkan waktu keberangkatan, calon penumpang perlu menyesuaikan perjalanan dengan titik naik, tujuan, tarif, dan kapasitas kendaraan.

Informasi jadwal, tarif, serta kapasitas layanan tersebut sebagaimana diberitakan TribunKaltara, Senin, (28/09/2026). []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *