Jadwal Kapal PELNI 20 September 2026: 15 Keberangkatan dari Berbagai Pelabuhan

JAKARTA – Sebanyak 15 keberangkatan kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) dijadwalkan berlangsung dari sejumlah pelabuhan di Indonesia pada Minggu, 20 September 2026. Dari seluruh rute tersebut, Pelabuhan Bau-Bau menjadi salah satu titik dengan aktivitas kapal paling padat, sementara KM Pangrango mendapat dua jadwal keberangkatan dari Ambon menuju Maluku Tenggara Barat pada hari yang sama.

Jadwal tersebut mencakup pelayaran menuju sejumlah wilayah di Sulawesi, Maluku, Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga Papua. Waktu keberangkatan tersebar mulai pukul 00.30 WIB hingga 23.59 WIT.

Informasi jadwal kapal tersebut bersumber dari sistem reservasi resmi PELNI yang diakses melalui jadwalkapal.id, sebagaimana diberitakan Kilaskini, Sabtu, (19/09/2026).

KM Pangrango menjadi kapal dengan dua jadwal keberangkatan pada rute yang sama. Keberangkatan pertama dari Ambon dijadwalkan pukul 14.00 WIT dengan estimasi tiba di Maluku Tenggara Barat pada 23 September 2026 pukul 00.01 WIT.

Jadwal kedua KM Pangrango berlangsung pukul 23.59 WIT dari Ambon. Kapal tersebut diperkirakan tiba di tujuan pada 23 September 2026 pukul 10.00 WIT. Kedua perjalanan sama-sama mencakup tiga pelabuhan singgah.

Sementara itu, Bau-Bau menjadi salah satu pelabuhan dengan aktivitas kapal paling padat. Empat kapal tercatat terkait dengan pelabuhan tersebut pada 20 September 2026, yakni KM Gunung Dempo, KM Tidar, KM Dobonsolo, dan KM Tilongkabila.

KM Gunung Dempo dijadwalkan berangkat dari Bau-Bau pukul 09.00 WITA menuju Makassar dan diperkirakan tiba pukul 23.00 WITA pada hari yang sama. Selanjutnya, KM Tidar berangkat pukul 18.00 WITA menuju Makassar dengan estimasi tiba pada 21 September 2026 pukul 11.00 WITA.

KM Dobonsolo dijadwalkan berangkat dari Makassar pukul 19.00 WITA menuju Bau-Bau dan diperkirakan tiba pada 21 September 2026 pukul 11.00 WITA. Sementara KM Tilongkabila berangkat dari Bau-Bau pukul 23.00 WITA menuju Kendari dan diperkirakan tiba pada 21 September 2026 pukul 11.00 WITA.

Selain jalur Sulawesi dan Maluku, jadwal PELNI pada 20 September 2026 juga mencakup sejumlah perjalanan antarpulau dengan waktu tempuh lebih panjang. KM Awu, misalnya, meninggalkan Surabaya pukul 00.30 WIB menuju Bima dan dijadwalkan tiba pada 22 September 2026 pukul 06.00 WITA setelah singgah di tiga pelabuhan.

Dari Ternate, KM Tatamailau berangkat pukul 02.00 WIT menuju Bitung dan diperkirakan tiba pukul 14.00 WITA pada hari yang sama. Kemudian KM Bukit Siguntang bertolak dari Makassar pukul 03.00 WITA menuju Tarakan dengan empat pelabuhan singgah dan estimasi tiba pada 22 September 2026 pukul 12.00 WITA.

KM Labobar juga berangkat dari Makassar pada pukul 04.00 WITA menuju Ambon. Kapal dengan kapasitas sekitar 3.000 penumpang tersebut dijadwalkan tiba di Ambon pada 21 September 2026 pukul 22.00 WIT setelah melewati tiga pelabuhan singgah.

Dari Pontianak, KM Kelimutu dijadwalkan berangkat pukul 13.00 WIB menuju Semarang dan tiba pada 22 September pukul 09.00 WIB. Sementara dari Semarang, KM Lawit berangkat pukul 16.00 WIB menuju Kotawaringin Timur dengan estimasi tiba pada 22 September 2026 pukul 04.00 WIB.

Rute Maluku juga dilayani KM Dorolonda dan KM Sangiang dari Buru menuju Ambon. KM Dorolonda berangkat pukul 15.00 WIT dan diperkirakan tiba pukul 20.00 WIT pada hari yang sama. KM Sangiang menyusul pada pukul 23.00 WIT dengan estimasi tiba 21 September 2026 pukul 09.00 WIT.

Di Papua Barat, KM Sinabung dijadwalkan berangkat dari Manokwari menuju Sorong pada pukul 23.59 WIT. Kapal tersebut menyinggahi dua pelabuhan dan diperkirakan tiba pada 21 September 2026 pukul 13.00 WIT.

Bagi calon penumpang, PELNI menyediakan pembelian tiket melalui sejumlah kanal resmi, yakni situs pelni.co.id, aplikasi PELNI Mobile, Contact Center PELNI 162, serta loket resmi di pelabuhan.

Penumpang juga diimbau tidak menggunakan agen perjalanan pihak ketiga yang tidak memiliki kerja sama resmi dengan PELNI. Selain memastikan keabsahan tiket, calon penumpang perlu memeriksa kembali jadwal sebelum berangkat karena waktu pelayaran dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan operasional armada.

Untuk perjalanan pada 20 September 2026, penumpang disarankan datang setidaknya dua jam sebelum jadwal keberangkatan dan membawa kartu tanda penduduk (KTP) asli. Pemeriksaan ulang jadwal melalui kanal resmi PELNI penting dilakukan untuk mengantisipasi perubahan operasional. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *