Jadwal Kapal RoRo Banda Aceh–Sabang 4 Agustus 2026, Simak Jam Keberangkatannya
BANDA ACEH – Layanan penyeberangan rute Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh menuju Pelabuhan Balohan, Kota Sabang, pada Selasa (04/08/2026), kembali dilayani dua armada kapal roll-on/roll-off (RoRo), yakni KMP Aceh Hebat 2 dan KMP BRR. Masyarakat yang hendak menyeberang diimbau memperhatikan jadwal keberangkatan karena dapat berubah mengikuti kondisi cuaca di perairan.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh Andre Setiawan menjelaskan, jadwal pelayaran rute Banda Aceh–Sabang maupun sebaliknya telah disiapkan untuk melayani mobilitas penumpang dan kendaraan.
Keberangkatan dari Pelabuhan Balohan, Kota Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh dijadwalkan menggunakan KMP Aceh Hebat 2 pada pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. Sementara keberangkatan dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan dilayani kapal yang sama pada pukul 08.00 WIB dan 14.00 WIB, sebagaimana diberitakan RRI, Senin (03/08/2026).
Selain melayani penumpang, kapal RoRo juga mengangkut berbagai jenis kendaraan sehingga menjadi moda transportasi utama bagi masyarakat yang membawa kendaraan pribadi maupun angkutan barang menuju Sabang. Waktu tempuh perjalanan menggunakan kapal RoRo diperkirakan sekitar dua jam.
GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh Andre Setiawan juga mengingatkan bahwa jadwal pelayaran dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi cuaca di jalur pelayaran Banda Aceh–Sabang. Apabila terjadi lonjakan penumpang, layanan penyeberangan pulang-pergi akan diperkuat dengan pengoperasian KMP Papuyu sebagai armada tambahan.
Untuk tarif penyeberangan, tiket penumpang kelas ekonomi dibanderol Rp35.000 per orang, sedangkan tarif bayi sebesar Rp4.200. Adapun tiket kelas VIP anak dipatok Rp46.000 dan VIP dewasa Rp58.000 per orang.
Sementara itu, tarif kendaraan roda dua sebesar Rp68.000 per unit dan sudah termasuk tiket pengendara. Tarif mobil ditetapkan Rp457.000 per unit yang mencakup lima penumpang, sedangkan bus dikenakan tarif Rp985.000 per unit termasuk 16 penumpang. Dengan ketersediaan armada dan jadwal tersebut, layanan penyeberangan diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata dan distribusi logistik antara Banda Aceh dan Sabang. []
Redaksi01
