Jadwal Pemadaman Listrik Kalsel 5 Agustus 2026, Paringin, Rantau dan Marabahan Terdampak
PARINGIN – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Paringin, ULP Rantau, dan ULP Marabahan menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Rabu (05/08/2026). Pemadaman dilakukan secara bertahap mulai pagi hingga dini hari sebagai bagian dari penanganan sistem kelistrikan guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.
Pemadaman dijadwalkan berlangsung di tiga wilayah kerja PLN dengan waktu yang berbeda-beda. ULP Paringin melaksanakan pemadaman mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WITA, ULP Rantau mulai pukul 15.00 WITA hingga 01.00 WITA, sedangkan ULP Marabahan mulai pukul 18.00 hingga 21.30 WITA.
Sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Rabu (05/08/2026), pekerjaan tersebut merupakan bagian dari penanganan sistem kelistrikan yang bertujuan meningkatkan keandalan distribusi listrik. PLN juga mengingatkan bahwa jadwal maupun cakupan wilayah terdampak dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi sistem dan kendala teknis di lapangan.
Di wilayah kerja ULP Paringin, penghentian pasokan listrik dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama pukul 10.00-14.00 WITA mencakup sebagian Batu Piring, Perumahan Seribu, Bungin, Tepian, Teluk Keramat, Pasar Adaro, Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balangan, Bayu, Lasung Batu, Sungai Ketapi, Tanta hingga sebagian Padang Panjang.
Sesi kedua berlangsung pukul 11.00-15.00 WITA meliputi Jalan Lingkar, kawasan Kandang Ayam Rusmialiana, PT United Tractors, PT Cakrawala Bumi Mahardika Lestari (CBML), PT Adaro Persada Mandiri, PT Multi Nitrotama Kimia, PT Dahana, serta sebagian Gang Ulin Rica.
Selanjutnya, sesi ketiga pada pukul 13.00-17.00 WITA menjangkau wilayah Gunung Pandau, Balida, PT Balangan Coal, Juai, Teluk Bayur, Halong, Padang Raya, Tabuan, Mantuyan, Ampinang, Marajai, Binuang Santang, serta puluhan desa dan permukiman lainnya di wilayah Balangan.
Sementara itu, ULP Rantau membagi penghentian pasokan listrik menjadi empat tahap. Tahap pertama pukul 15.00-19.00 WITA meliputi Desa Bungur, PDAM Bungur, Desa Timbung, Desa Shabah, Desa Sidodadi, PT Bhumi Rantau Energi (BRE), PT Kalimantan Prima Persada (KPP), PT Energi Batubara Lestari (EBL), Desa Kalumpang, Pantai Walang, Linuh, Tajau, Hangui, Remo, Bulanang, dan Tampunang.
Tahap kedua berlangsung pukul 16.00-22.00 WITA di sebagian Desa Margasari Ilir, Desa Sungai Puting, PT Tapin Coal Terminal (TCT), PT Antang Gunung Meratus (AGM) Sungai Puting, PT Hasnur, serta PT KPP Sungai Puting.
Tahap ketiga pada pukul 18.00-22.00 WITA mencakup Desa Tirik, Jabung, Pandulangan, Timbaan, Sungai Bahalang, Suka Ramai, Lawahan, Tambarangan, Serawi, Kepayang, Pematang Karangan, Hiyung, Papagan Makmur dan wilayah sekitarnya.
Adapun tahap keempat dijadwalkan pukul 21.00-01.00 WITA meliputi Desa Suato Tatakan, Rumintin, Kelurahan Tambarangan, Sawang, Purut, Bungur, Mandurian, Pantai Cabe, Salam Babaris, Kalumpang, Paring Guling, Suato Baru, Loktanah, Mahiyut, Banta, Jalamo, Rampah hingga Limpana.
Di wilayah kerja ULP Marabahan, pemadaman berlangsung pukul 18.00-21.30 WITA. Kawasan terdampak meliputi sejumlah kompleks perumahan seperti Keruwing Indah, Kemuning, Subur Bestari, Dalam Sakti, Yasmin, Grand Purnama, Grand Annisa Permai, Griya Permata, Griya Bakti Raya, serta kawasan industri dan permukiman di sepanjang Jalan Trans Kalimantan.
Selain itu, penghentian sementara pasokan listrik juga mencakup kawasan Sungai Pitung, Belandaian, Tanjung Harapan, Murung Raya, Sungai Rambai, Desa Sungai Lirik, Desa Benua Hanyar, Desa Bahalayung, Desa Lepasan, Desa Batik, Bundaran Rumpiang, Desa Bantui, Desa Sungai Raya, Desa Sawahan, Desa Sungai Rasau, Tamban, Karang Anyar, Muara Tamban, Purwosari, Tabunganen, Lupak, serta sejumlah kawasan industri di sekitarnya.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penghentian sementara pasokan listrik tersebut. Pelanggan yang menggunakan generator set (genset) diimbau memastikan instalasi listrik telah terpisah dari jaringan PLN demi menjaga keselamatan petugas saat pekerjaan berlangsung.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kebutuhan listrik sebelum jadwal pemadaman dimulai serta memantau informasi resmi apabila terjadi perubahan jadwal akibat kondisi sistem kelistrikan di lapangan. Setelah pekerjaan selesai, pasokan listrik akan dinormalkan kembali secara bertahap. []
Redaksi01
