KAI Edukasi Siswa TK Jadi Duta Keselamatan Transportasi

MADIUN – Upaya menanamkan budaya keselamatan transportasi sejak usia dini dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui program edukatif yang melibatkan ratusan siswa taman kanak-kanak (TK) di wilayah Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun. Kegiatan ini menggabungkan pembelajaran langsung dengan pengalaman naik kereta api guna membentuk kesadaran keselamatan sejak dini.

Program bertajuk Eduspoor dan Fun Trip With BIAS KAI tersebut digelar di sejumlah stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, meliputi Jombang, Madiun, Magetan, Ngawi, dan Caruban di Kabupaten Madiun. Dalam kegiatan ini, para siswa tidak hanya melakukan perjalanan menggunakan kereta, tetapi juga mempelajari prosedur keselamatan dan tata cara penggunaan layanan transportasi rel.

Manajer Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun Tohari mengatakan program tersebut dirancang untuk membangun kebiasaan bertransportasi yang aman dan tertib sejak usia dini. “Mereka juga diberi pemahaman tentang pentingnya menjaga fasilitas kereta api dari aksi vandalisme,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Jatimnet, Minggu, (26/04/2026).

Sebagai bagian dari kegiatan, sebanyak 112 siswa dari RA Musa’idin Gambiran mengikuti perjalanan dari Stasiun Madiun menuju Stasiun Jombang menggunakan Kereta Api (KA) Sancaka, kemudian kembali ke Madiun dengan KA Rangajati pada Kamis (22/04/2026). Sementara itu, 65 siswa dari TK Kartika IV-24 Kodim Ngawi juga mengikuti perjalanan edukatif dari Ngawi ke Madiun menggunakan KA Singasari dan kembali dengan KA Matarmaja.

Selain praktik langsung naik kereta, peserta juga diperkenalkan pada proses boarding yang benar serta pentingnya menjaga fasilitas publik. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran interaktif agar anak-anak memahami fungsi transportasi massal sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap aset negara.

Program edukasi tersebut juga bertujuan mencetak generasi muda yang peduli keselamatan transportasi dan diharapkan dapat menjadi “Duta Keselamatan” di lingkungan masing-masing. Selain itu, kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat melalui pendekatan edukatif.

Tohari menambahkan bahwa program ini terbuka bagi seluruh lembaga pendidikan anak usia dini yang ingin berpartisipasi. Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan secara rutin setiap Selasa, Rabu, dan Kamis sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi keselamatan transportasi di kalangan masyarakat sejak dini.

“Program ini menjadi bukti nyata bahwa belajar keselamatan bisa dilakukan dengan cara yang sangat seru, sekaligus mempererat hubungan antara KAI dan masyarakat sejak usia dini,” pungkasnya. []

Penulis: ND. Nugroho | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *