KB Bank Perketat Kredit, Fokus Jaga Kualitas Aset
JAKARTA – Perlambatan kredit konsumer pada awal 2026 mendorong perbankan memperketat penyaluran pembiayaan dengan menitikberatkan pada kualitas aset dan manajemen risiko, di tengah tekanan daya beli masyarakat dan ketidakpastian ekonomi global.
Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan pertumbuhan kredit konsumer pada Maret 2026 hanya mencapai 5,88 persen secara tahunan (year-on-year atau yoy), menurun dibandingkan Februari 2026 sebesar 6,34 persen yoy dan Januari 2026 sebesar 6,58 persen yoy. Meski demikian, kredit perbankan secara keseluruhan masih mencatat pertumbuhan 9,49 persen yoy pada Maret 2026, sedikit meningkat dari Februari yang sebesar 9,37 persen yoy.
Direktur Utama (Dirut) PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) Kunardy Darma Lie menyampaikan bahwa kondisi tersebut membuat bank lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit konsumsi.
“Di KB Bank, penyaluran kredit konsumer juga tumbuh secara lebih selektif dengan fokus utama pada kualitas aset dan prinsip kehati-hatian,” kata Kunardy, sebagaimana dilansir Kontan, Senin, (28/04/2026).
Menurutnya, sejumlah faktor menjadi tantangan utama, antara lain daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, dinamika suku bunga, serta ketidakpastian ekonomi global yang berpotensi memengaruhi kemampuan bayar nasabah.
Dalam merespons kondisi tersebut, KB Bank memperkuat proses underwriting guna menekan potensi kredit bermasalah di masa mendatang. Langkah ini dilakukan melalui penilaian lebih ketat terhadap profil calon debitur serta penguatan sistem pemantauan portofolio kredit.
Selain itu, KB Bank tetap mengoptimalkan peluang pertumbuhan pada segmen dengan profil risiko lebih rendah sebagai strategi menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan stabilitas keuangan.
Kebijakan selektif ini mencerminkan sikap industri perbankan yang semakin adaptif terhadap dinamika ekonomi, sekaligus menjadi upaya menjaga ketahanan sektor keuangan di tengah tekanan eksternal yang masih berlanjut. []
Penulis: Ammar Rezqianto | Penyunting: Redaksi01
