Kisruh BLT Desa Tegalsiwalan, Probolinggo, Ternyata Ini Penyebabnya !

MUSYAWARAH:Warga Dusun Klobungan RT. 27, Desa Tegalsiwalan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, sedang berkumpul, Rabu (4/6) terkait kisruh belum dicairkannya BLT, termasuk timbulnya polemik tentang siapa yang berhak menerima bantuan.(Foto:Rachmat Effendi)

PROBOLINGGO (beritaborneo.com)-Warga Dusun Klobungan RT. 27 Desa Tegalsiwalan, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo mempertanyakan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang tak kunjung dibagikan kepada warga.

Saat ini warga dusun tersebut berpolemik lantaran penetapan penerima BLT sebesar Rp. 600 ribu/KK diduga tanpa proses Musyawarah Desa (Musdes). Akibatnya warga bingung siapa sebenarnya yang berhak dan pantas menerimanya.

Sementara itu menurut Arifah (45 tahun) mewakili warga Dusun Klobungan RT. 27, Desa Tegalsiwalan, Kecamatan Tegalsiwalan mengaku heran hingga saat ini Bansos atau BLT yang dijanjikan pemerintah desa tak kunjung dicairkan kepada warga. Padahal persyaratan seperti KTP dan KK bahkan surat nikah sudah diminta oleh pamong desa.

“Saya sudah dapat informasi bahwa ada penambahan 10 KK khusus di RT. 27 yang akan mendapatkan BLT, yang membuat bingung justru warga sendiri yang diminta memilih siapa yang berhak menerima, ini kan sama saja membentur-benturkan sesama warga, seharusnya kan sudah ada Musdes siapa saja yang ditunjuk mendapatkan BLT di RT. 27, sehingga tidak terjadi kisruh seperti sekarang ini,’’ujar Arifah kepada wartawan beritaborneo.com, Kamis (4/06) dirumah salah seorang warga.

Terkait kisruh pembagian BLT tersebut, Camat Tegalsiwalan Aat Kardono, SH, M.Si dihubungi via telepon, Kamis (4/6) siang mengatakan, dirinya masih rapat tidak bisa diganggu,”Maaf kami sedang ada rapat,”ujarnya singkat.

Hal yang sama juga menghubungi Pj. Kades Tegalsiwalan, Roinnudin, S.Pd via WhatsApp, hingga berita ini diturunkan belum ada respon pertanyaan wartawan beritaborneo.com. (Rachmat Effendi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *