Kolaborasi KB Bank-BI Perkuat Literasi Keuangan Digital di Pontianak

PONTIANAK – Upaya memperkuat pemahaman keuangan generasi muda terus digencarkan di Kalimantan Barat (Kalbar) melalui kolaborasi sektor perbankan, otoritas moneter, dan perguruan tinggi. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) bersama Bank Indonesia (BI) dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pontianak menggelar edukasi literasi keuangan bagi mahasiswa di Kota Pontianak, Senin (27/04/2026), guna mendorong kesiapan menghadapi era ekonomi digital.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan literasi keuangan nasional yang pada 2025 tercatat mencapai 66,46 persen. Dalam forum tersebut, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai ekonomi digital, pelindungan konsumen sektor jasa keuangan, hingga pemanfaatan layanan digital banking dalam aktivitas sehari-hari.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada inovasi sistem pembayaran berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dinilai mampu memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat mendorong transaksi non-tunai yang lebih efisien dan aman.

Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, KB Bank juga menyalurkan bantuan dana pendidikan yang diserahkan secara simbolis oleh Branch Manager KB Bank Pontianak Herianda Senjaya kepada pihak STMIK Pontianak. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia di Kalbar.

Corporate Communication and Government Affair KB Bank Komala Sari mengatakan, program literasi ini merupakan bagian dari inisiatif KB Bank Care yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. “Kolaborasi dengan STMIK Pontianak ini merupakan bagian dari upaya kami memperluas akses pengetahuan, dan literasi keuangan bagi generasi muda, khususnya di daerah, agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya, sebagaimana dilansir Pontianak Post, Senin, (27/04/2026).

Senada, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalbar Doni Septadijaya menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam meningkatkan literasi keuangan. “Melalui edukasi yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat serta mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan literasi dan inklusi keuangan diyakini dapat memperdalam sektor keuangan serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor riil di daerah.

Sementara itu, Ketua STMIK Pontianak Sandy Kosasi menyampaikan bahwa dukungan sektor perbankan menjadi modal penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan industri digital. Dengan latar belakang mahasiswa yang berasal dari berbagai wilayah di Kalbar, termasuk kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, kampus memiliki tanggung jawab besar dalam membangun kapasitas generasi muda.

“Dukungan pendidikan serta peningkatan literasi keuangan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu mengelola keuangan secara bijak dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Ke depan, sinergi antara KB Bank, BI, dan STMIK Pontianak akan diperluas melalui implementasi layanan keuangan digital di lingkungan kampus, seperti penggunaan virtual account untuk pembayaran uang kuliah, sistem auto-debit, serta pengembangan fasilitas transaksi digital lainnya guna mendukung ekosistem kampus berbasis teknologi. []

Penulis: Idil Aqsa Akbary | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *