Koperasi HAN Semarang Buka Anggota Baru untuk Dukung UMKM dan MBG
SEMARANG – Koperasi Harapan Artha Nusantara (HAN) di Kota Semarang membuka perekrutan anggota baru untuk memperluas dukungan pembiayaan dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis teknologi. Langkah ini dilakukan guna mendukung pelaku usaha yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari petani, vendor, distributor, hingga pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Manager Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Harapan Artha Nusantara, Handoko, mengatakan koperasi tersebut dikembangkan sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan sistem digital dalam operasional dan pelayanan anggota.
“Koperasi HAN hadir sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, mulai dari petani, vendor, distributor, hingga pelaku usaha yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ungkap Handoko, sebagaimana dilansir Radarsemarang, Rabu, (27/05/2026).
Menurutnya, penggunaan aplikasi berbasis komunitas menjadi strategi untuk memperkuat komunikasi antara manajemen koperasi dan anggota sekaligus meningkatkan kualitas layanan administrasi serta transaksi keuangan.
“Koperasi ini menjadi pelopor koperasi modern yang terpercaya, aman, kuat, berkembang, berbasis teknologi dan dapat memberikan manfaat lebih untuk usaha kecil dan menengah bagi seluruh anggota,” bebernya.
Handoko menambahkan, penerapan teknologi digital juga diharapkan mampu mempercepat proses transaksi harian di lapangan sehingga kebutuhan pembiayaan anggota dapat dipenuhi lebih efektif.
Sementara itu, Ketua Koperasi Harapan Artha Nusantara, Agus Hermanto, menjelaskan pendirian koperasi dilatarbelakangi keinginan untuk mendukung program pemerintah daerah melalui penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya pada sektor MBG yang terus berkembang.
“Kami ingin koperasi ini menjadi wadah ekonomi sosial yang mampu membantu petani, vendor, distributor, hingga pelaku dapur SPPG melalui akses permodalan dan layanan usaha,” jelasnya.
Ia menyebut koperasi juga menyasar pekerja dan personel yang terlibat dalam program MBG agar memperoleh akses layanan keuangan nonbank dengan bunga ringan dan proses yang lebih mudah.
Menurut Agus, penguatan koperasi berbasis teknologi dapat menjadi solusi dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Semarang. “Dengan konsep ekonomi kerakyatan berbasis teknologi, Koperasi Harapan Artha Nusantara optimistis mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan penguatan UMKM,” pungkasnya. []
Penulis: Muhammad Hariyanto | Penyunting: Redaksi01
