Kutim Awali Porprov KORPRI dengan Satu Emas dan Perunggu

0
6289517518510563151

Kontingen Kutim mengawali Porprov IV KORPRI Kaltim 2026 dengan raihan satu emas dan satu perunggu dari cabor catur, menjadi modal bagi 178 atlet untuk memperbaiki prestasi setelah menempati peringkat kedelapan pada penyelenggaraan sebelumnya.

ADVERTORIAL – Cabang olahraga (cabor) catur menjadi penyumbang medali pertama bagi kontingen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Satu medali emas dan satu perunggu berhasil diraih pada awal pertandingan, menjadi modal bagi tuan rumah untuk memperbaiki prestasi setelah menempati peringkat kedelapan pada penyelenggaraan sebelumnya.

Perolehan dua medali tersebut tercatat hingga sekitar pukul 16.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita), Minggu (01/11/2026), sebelum pembukaan resmi Porprov IV KORPRI Kaltim 2026 di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Sangatta.

Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan hasil awal tersebut menjadi penyemangat bagi kontingen yang diperkuat 178 atlet untuk bersaing dalam 12 cabor.

Kutim juga menyiapkan sejumlah cabor unggulan yang diharapkan mampu menambah perolehan medali selama kompetisi berlangsung.

“Panahan andalan, terus skateboard andalan. Bola voli andalan, basket andalan. Semua andalan,” ujar Basuki seusai menghadiri pembukaan Porprov IV KORPRI Kaltim di Sangatta, Minggu (01/11/2026).

Selain mengandalkan catur yang telah menyumbangkan medali, Kutim menaruh harapan pada sejumlah cabor, antara lain panahan, papan luncur (skateboard), bola voli, dan bola basket.

Meski demikian, Basuki menegaskan bahwa setiap atlet memiliki peluang untuk memberikan kontribusi bagi kontingen Kutim. Persiapan yang telah dilakukan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya.

Basuki mengakui persaingan pada Porprov IV KORPRI Kaltim tidak mudah karena setiap daerah memiliki kekuatan dan atlet unggulan masing-masing.

“Buat kami semua berat lah,” katanya.

Menurutnya, hasil pada penyelenggaraan sebelumnya di Kabupaten Paser menjadi salah satu dasar evaluasi untuk meningkatkan prestasi kontingen Kutim.

Saat itu, Kutim hanya mampu menempati peringkat kedelapan. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi seluruh unsur kontingen untuk memperbaiki posisi pada penyelenggaraan tahun ini.

Selain meningkatkan prestasi atlet, Kutim juga menghadapi tanggung jawab sebagai tuan rumah Porprov IV KORPRI Kaltim 2026.

Karena itu, keberhasilan penyelenggaraan pertandingan menjadi perhatian bersama, sejalan dengan upaya meningkatkan perolehan medali dan peringkat daerah.

Basuki mengatakan target tersebut selaras dengan arahan Bupati Kutim, Wakil Bupati (Wabup) Kutim, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim agar seluruh unsur kontingen bekerja sama mencapai hasil terbaik.

“Tahun ini, kita sesuai dengan semangat yang disampaikan oleh Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, Pak Sekda, kita sukses pelaksanaan juga sukses prestasi,” ungkapnya.

Untuk mendukung pencapaian tersebut, jajaran KORPRI Kutim telah melakukan persiapan terhadap atlet yang akan mengikuti berbagai pertandingan.

Dukungan dan koordinasi seluruh unsur kontingen diharapkan dapat menjaga kesiapan atlet sekaligus meningkatkan peluang memperoleh medali dari cabor yang dipertandingkan.

Dengan raihan satu emas dan satu perunggu dari catur pada awal kompetisi, Kutim memiliki modal untuk melanjutkan persaingan. Kontingen tuan rumah diharapkan mampu menambah perolehan medali, memperbaiki peringkat, serta menunjukkan peningkatan prestasi olahraga ASN dibandingkan Porprov sebelumnya. []

Penulis: Suryono | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *