Listrik Babel Dipastikan Aman, PLN Siap Dukung Ledakan Investasi 2026

PANGKALPINANG – Ketersediaan pasokan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dinilai masih mencukupi untuk menopang pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat sepanjang 2026. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Babel memastikan cadangan daya di sistem kelistrikan Bangka maupun Belitung berada dalam kondisi aman di tengah meningkatnya kebutuhan energi sektor usaha dan industri.

Kondisi tersebut disampaikan dalam Forum Bisnis dan Energi Provinsi Kepulauan Babel 2026 yang digelar di Pangkalpinang, Senin (11/05/2026). Dalam forum itu, PLN menegaskan kesiapan infrastruktur listrik untuk mendukung ekspansi ekonomi daerah kepulauan, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, hingga industri pengolahan.

General Manager (GM) PLN UIW Babel, Ira Savitri, mengatakan pasokan listrik yang stabil menjadi elemen penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah. Menurutnya, kebutuhan energi akan terus meningkat seiring pertumbuhan investasi di Babel.

“Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan membutuhkan dukungan energi listrik yang andal, stabil, dan mampu menjangkau seluruh wilayah,” ujar Ira, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (13/05/2026).

PLN mencatat Sistem Bangka memiliki daya mampu sebesar 338,91 megawatt (MW), termasuk dukungan transfer kabel laut SISUMBA sebesar 100 MW. Sementara itu, beban puncak tercatat mencapai 229 MW dengan cadangan daya atau reserve margin sebesar 126,62 MW.

Adapun Sistem Belitung memiliki total daya mampu 95,88 MW dengan beban puncak 58,83 MW. Angka tersebut menunjukkan ketersediaan listrik di wilayah Babel masih berada di atas kebutuhan konsumsi saat ini.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW Babel, Eriasmono, menyebut pertumbuhan sektor niaga dan bisnis menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kebutuhan listrik di daerah tersebut.

“Pertumbuhan sektor usaha, pariwisata, perhotelan, UMKM hingga industri pengolahan di Bangka Belitung menjadi indikator bahwa kebutuhan listrik akan terus meningkat. Ini menjadi peluang besar sekaligus tantangan bagi PLN untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas,” kata Eriasmono.

Dari sisi ekonomi makro, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Babel, Rifki Ismal, menilai stabilitas inflasi dan aktivitas ekonomi daerah masih terkendali di tengah dinamika global.

“Stabilitas inflasi yang tetap terkendali serta aktivitas ekonomi yang terus bergerak positif menjadi modal penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan optimisme dunia usaha di Bangka Belitung. Dukungan infrastruktur strategis, termasuk pasokan listrik yang andal, akan semakin memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Rifki Ismal.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Potensi dan Informasi Modal (PPIM) Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Babel, Akhmad Karnolus, mengatakan peningkatan investasi dalam beberapa tahun terakhir turut dipengaruhi kesiapan infrastruktur dasar, termasuk kelistrikan.

“Peningkatan investasi yang terus terjadi dari tahun ke tahun menunjukkan kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi di Bangka Belitung semakin baik. Dukungan infrastruktur dasar, termasuk ketersediaan listrik yang andal, menjadi salah satu faktor penting dalam menarik investor masuk ke daerah,” kata Akhmad Karnolus.

Mewakili Gubernur Babel, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepulauan Babel, Joko Triadhi, menegaskan pasokan energi menjadi fondasi penting dalam pengembangan ekonomi jangka panjang.

“Infrastruktur energi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam mendorong investasi, pengembangan industri, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Joko.

Selain menjaga kecukupan daya, PLN juga terus memperluas jaringan distribusi dan transmisi listrik ke wilayah kepulauan. Sejumlah pulau yang telah menikmati akses listrik di antaranya Pulau Buntar, Pulau Kelapan, Pulau Seliu, dan Pulau Buku Limau.

PLN menargetkan penguatan sistem kelistrikan dan pengembangan energi berkelanjutan dapat semakin memperkuat daya saing investasi Babel serta mendukung pemerataan pembangunan hingga wilayah terluar. []

Penulis: Try M Hardi| Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *