PAN Berbagi Kebahagiaan dengan Makan Bakso Gratis di Maron Kidul
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Parta Amanat Nasional (PAN) H. Ahmad Abdul Qodir saat diwawancarai media dalam kegiatan makan Bakso Gratis, di Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (19/8/2026). (Foto : Rachmat Effendi)
PROBOLINGGO – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) mempunyai cara tersendiri berbagi kebahagiaan bersama masyarakat. Kali ini warga di wilayah Kecamatan Maron berbondong-bondong mendatangi kediaman Hj. Siti Khotijah yang beralamat Jalan Raya Pekalen, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
Antusiasme warga yang datang membuat hampir tiga ribu mangkok bakso ludes dalam hitungan jam.

“Meskipun acara kecil-kecilan, namun dari acara kecil-kecilan dan sederhana seperti ini kami berikhtiar jalinan silarurrahmi tetap terjalin dengan masyarakat wabilkhusus dengan masyarakat kecil menengah kebawah,” ujar H. Ahmad Abdul Qodir atau akrab disapa Gus Qodir, Rabu (19/8/2026).
Makan bakso gratis menjadi ruang bagi Gus Qodir untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Di balik kegiatan sederhana itu, ia juga mengungkap target PAN menghadapi Pemilu 2029.
Gus Qodir mengatakan kegiatan sederhana itu merupakan bagian dari upayanya menjalin silaturahmi sekaligus berbagi rezeki dengan masyarakat, khususnya kalangan masyarakat kecil dan menengah ke bawah.
“Dari Partai Amanat Nasional, yakni dalam rangka berbagi kebahagiaan bersama masyarakat. Meskipun hanya acara kecil-kecilan, acara sederhana, namun dari yang kecil sederhana seperti ini, kami berikhtiar supaya jalinan silaturahmi tetap terjalin dengan masyarakat, wabil khusus masyarakat kecil menengah ke bawah,” ujar Gus Qodir yang juga menjabat Wasekjen DPP PAN.

Menurut Gus Qodir, kegiatan tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai ajang berkumpul bersama masyarakat. Ia menilai kegiatan sederhana seperti makan bakso gratis tetap dapat memberikan kebahagiaan kepada warga sekaligus memberikan dampak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Yang pertama adalah menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat, karena ini adalah yang paling penting. Yang kedua, hanya berbagi rezeki, berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” katanya.
Ia menyebut antusiasme masyarakat menjadi salah satu hal yang membuat kegiatan tersebut dinilai memberikan manfaat.
“Alhamdulillah meskipun acara sederhana tapi banyak yang terdampak bahagia,” ujar Gus Qodir.
Gus Qodir Tegaskan Bukan untuk Target Suara
Dalam kesempatan tersebut, Gus Qodir juga ditanya mengenai kemungkinan kegiatan serupa berkaitan dengan target perolehan suara menjelang Pemilu 2029.
Ia menegaskan kegiatan makan bakso gratis tersebut tidak memiliki target khusus untuk memperoleh suara.
“Kalau target khusus untuk suara tidak ada. Hanya satu murni, kita ini menjalin silaturahmi, yang kedua berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” tegasnya.
Meski demikian, Gus Qodir yang menyebut dirinya sebagai Wasekjen DPP PAN mengungkapkan bahwa partainya memiliki target elektoral pada Pemilu 2029.
“Target suara memang 2029 kita target tiga besar dalam tingkat nasional,” katanya.
PAN Bidik Keterwakilan di Kabupaten dan Provinsi
Selain target tingkat nasional, Gus Qodir juga menyampaikan harapan PAN untuk memiliki keterwakilan di tingkat Kabupaten Probolinggo dan provinsi pada Pemilu 2029.
Menurutnya, PAN akan terus berikhtiar agar keterwakilan partai tidak hanya berada di tingkat pusat, tetapi juga di tingkat daerah.
“Iya, semua kami ikhtiarkan. Bukan hanya tingkat kabupaten, namun juga tingkat provinsi juga kami ikhtiarkan,” ujarnya.
Ia mengatakan PAN saat ini belum memiliki keterwakilan di tingkat provinsi dan berharap kondisi tersebut dapat berubah pada pemilu mendatang.
“Karena selama ini di provinsi masih belum ada keterwakilan dari Partai Amanat Nasional. Jadi, kepartisipasian Partai Amanat Nasional bukan hanya tingkat pusat, namun juga bisa terisi di provinsi dan juga kabupaten,” kata Gus Qodir.
Sebut Elektabilitas PAN Meningkat
Gus Qodir juga menanggapi pertanyaan mengenai perkembangan elektabilitas PAN, khususnya di Kabupaten Probolinggo.
Ia mengatakan jika terdapat peningkatan elektabilitas PAN, hal tersebut menurutnya bukan semata-mata karena figur tertentu.
“Jika elektabilitas Partai Amanat Nasional, wabil khusus di Kabupaten Probolinggo ini meningkat, ini bukan karena siapa yang memegang, siapa yang ada di balik layar, tapi ini karena kebersamaan dari semua elemen masyarakat,” jelasnya.
Gus Qodir menilai masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kebersamaan yang dapat mendukung perkembangan PAN.
“Tentunya masyarakat yang hadir pada siang hari ini tentu juga termasuk salah satu yang mengangkat elektabilitas Partai Amanat Nasional,” katanya.
Menurutnya, jika elektabilitas PAN meningkat, hal tersebut menunjukkan adanya penerimaan positif dari sebagian masyarakat terhadap partai.
“Berarti kalau sudah elektabilitasnya naik, tentunya Partai Amanat Nasional ini sudah dipandang baik oleh masyarakat. Bukan karena siapa yang meng-handle, siapa yang menahkodai, siapa yang ada di balik itu,” pungkas Gus Qodir. (rac)
