Pemkot Magelang Dorong BUMD Lebih Profesional Lewat Transformasi Bank Magelang
MAGELANG – Transformasi Perusahaan Terbatas (PT) Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bank Magelang (Perseroda) menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan profesionalisme, sekaligus menghadirkan layanan keuangan yang lebih berkualitas bagi masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menegaskan bahwa pembenahan badan usaha milik daerah (BUMD) harus memberikan dampak nyata terhadap pelayanan publik serta penguatan integritas lembaga.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Semarak Undian Tabungan Berhadiah yang digelar di Gedung Wanita Kota Magelang, Selasa (04/08/2026). Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ratusan nasabah, pelajar pemegang tabungan Simpanan Pelajar (SimPel), serta nasabah Tabungan Master (Maju dan Sejahtera).
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan bahwa peningkatan kualitas tata kelola BUMD tidak boleh berhenti pada aspek administratif, tetapi harus tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat dan budaya kerja yang berintegritas.
“Saya menyampaikan hal ini tidak hanya sebagai Wali Kota Magelang, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menginginkan Bank Magelang terus tumbuh menjadi lembaga keuangan daerah yang sehat, profesional, dan terpercaya.”
Menurutnya, nilai integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan, pemberian layanan kepada nasabah, hingga pelaksanaan tanggung jawab organisasi agar kepercayaan publik terhadap Bank Magelang terus meningkat.
Transformasi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) BPR Bank Magelang menjadi PT BPR Bank Magelang (Perseroda) yang resmi berlaku sejak 31 Maret 2026 dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing perusahaan. Perubahan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme, penerapan tata kelola perusahaan yang lebih baik, serta kualitas layanan kepada masyarakat.
Direktur Utama (Dirut) PT BPR Bank Magelang (Perseroda) Taufik Hidayat menjelaskan bahwa perubahan bentuk badan hukum merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi perusahaan agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
“Kami memastikan bahwa perubahan bentuk badan hukum ini tidak mengurangi hak maupun kepentingan seluruh nasabah. Kepercayaan yang telah diberikan akan terus kami jaga melalui pelayanan yang cepat, aman, transparan, dan berkualitas.”
Ia menambahkan, transformasi tersebut bukan sekadar pergantian nama perusahaan, melainkan awal dari peningkatan kualitas layanan dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Magelang.
Dirut juga memberikan apresiasi kepada para pelajar pemegang tabungan SimPel yang dinilai telah membangun kebiasaan menabung sejak usia dini. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda.
Pada kesempatan yang sama, pengundian hadiah utama berupa satu unit mobil Daihatsu Sigra dimenangkan oleh nasabah atas nama Desy Eviana, warga Bonjitan, Sukorejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Kegiatan itu menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah sekaligus menandai fase baru pengembangan Bank Magelang setelah transformasi kelembagaan, sebagaimana diberitakan Antara, Selasa (04/08/2026). []
Redaksi01
