Pemprov DKJ Bangun 11 Rusun, Pengantin Muda Jadi Prioritas
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) menyiapkan pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru yang tersebar di tiga wilayah sebagai upaya memperluas akses hunian layak dan terjangkau. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama pasangan muda, memiliki tempat tinggal di tengah tingginya kebutuhan perumahan di ibu kota.
Gubernur DKJ Pramono Anung mengatakan penyediaan hunian terjangkau masih menjadi tantangan yang harus dijawab pemerintah daerah. Karena itu, pembangunan rusun diprioritaskan untuk memberikan pilihan tempat tinggal bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Saya berharap bahwa pembangunan rumah susun ini juga akan bisa menjawab kegelisahan, terutama bagi para pengantin muda untuk punya rumah di Jakarta,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Latumenten, Jakarta Barat Kamis (02/07/2026), sebagaimana diberitakan Kompas, Kamis (02/07/2026).
Sebanyak 11 rusun tersebut akan dibangun di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Dua proyek yang diprioritaskan untuk segera direalisasikan ialah Rusun Marunda Klaster C di Kecamatan Cilincing dan Rusun Rorotan IX di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Marunda Klaster C dirancang memiliki lima tower, sedangkan Rorotan IX terdiri atas tujuh tower.
“Dari 11 itu, dua yang akan dibangun dalam waktu dekat ini yaitu Marunda Klaster C dari lima tower yang ada, kemudian juga Rorotan Sembilan dari tujuh tower yang direncanakan,” ujar Pramono.
Selain dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKJ, pembangunan rusun juga dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam Program 3 Juta Rumah yang dijalankan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Melalui skema tersebut, sembilan rusun lainnya akan dibangun secara bersama-sama.
“Nanti ada sembilan rusun lagi yang dibangun bersama-sama antara pemerintah pusat dengan Pemerintah DKI Jakarta di Jakarta,” kata Pramono.
Adapun lokasi pembangunan meliputi tujuh titik di Jakarta Utara, yakni Muara Angke, Marunda Klaster A, Marunda Klaster B, Marunda Klaster C, Rorotan IX, Tongkol Tahap III, dan Semper Cakung Drain. Sementara di Jakarta Timur akan dibangun di Komarudin dan Cakung KM 2, sedangkan di Jakarta Barat berada di Bojong Indah serta Daan Mogot KM 18.
Pramono menambahkan kapasitas setiap rusun akan mengacu pada standar yang telah diterapkan Pemprov DKJ, yakni berkisar 200 hingga 250 unit per bangunan. Rincian teknis mengenai jumlah unit pada masing-masing lokasi akan disampaikan lebih lanjut oleh Dinas Perumahan. []
Redaksi01
